TOWR Capai Pertumbuhan Laba dan Pendapatan di Tengah Peluang Industri 5G 2025
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih sepanjang 2025. Laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk TOWR mencapai Rp3,67 triliun, naik 10,28% YoY dari Rp3,33 triliun pada 2024.
Pertumbuhan laba ini menunjukkan efektivitas strategi operasional dan pengelolaan biaya perseroan. TOWR memanfaatkan skala usaha dan efisiensi untuk mendongkrak profitabilitas di tengah dinamika industri telekomunikasi.
Pendapatan dan Sumber Cuan Utama
Baca JugaANTM Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah 2025
Dari sisi pendapatan, TOWR mengantongi Rp13,32 triliun pada 2025, naik 4,65% YoY dari Rp12,73 triliun di 2024. Pendapatan terbesar masih berasal dari sewa menara yang mencapai Rp11,67 triliun, tumbuh 1,72% YoY.
Selain itu, TOWR memperoleh pendapatan dari jasa dan layanan lain sebesar Rp1,65 triliun, melonjak 31,34% YoY. Lonjakan ini menandakan diversifikasi bisnis mulai memberi kontribusi signifikan terhadap total pendapatan perseroan.
Kinerja Operasional dan Laba Usaha
Secara operasional, laba usaha TOWR naik 3,19% YoY menjadi Rp3,67 triliun di 2025. Sebagai perbandingan, laba usaha tahun 2024 tercatat Rp7,26 triliun.
Kenaikan laba usaha menunjukkan pengendalian biaya yang ketat dan optimalisasi aset yang dijalankan perseroan. Strategi ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan jangka menengah di industri menara telekomunikasi.
Kondisi Aset dan Neraca
Per 31 Desember 2025, total aset TOWR tercatat Rp77,26 triliun. Total liabilitas dan ekuitas perseroan secara akumulasi juga mencapai Rp77,26 triliun, mencerminkan keseimbangan neraca yang terjaga.
Struktur keuangan yang sehat memungkinkan TOWR menjaga fleksibilitas untuk ekspansi dan investasi pada layanan telekomunikasi digital. Hal ini penting di tengah persaingan industri yang mulai bergerak ke 5G.
Strategi dan Keunggulan Kompetitif
Hartono Tanuwidjaja, Director & Chief of Staff of Group Investor Relations TOWR, menekankan fokus pada keunggulan operasional dan continuous improvements. Skala operasional yang besar, cost management ketat, serta efisiensi dijalankan secara konsisten.
Menurut Hartono, TOWR merupakan salah satu penyedia infrastruktur telekomunikasi independen terbesar dengan layanan terlengkap di Indonesia. Posisi ini memberi perseroan keunggulan dalam menangkap peluang dari merger XL Axiata dan SmartFren.
Peluang Ekspansi Layanan 5G
Merger XL Axiata dan SmartFren membuka potensi besar bagi TOWR untuk ekspansi strategis layanan 5G. Perseroan dapat memanfaatkan kapasitas menara dan jaringan untuk mendukung layanan digital yang lebih luas.
TOWR juga fokus memperkuat layanan existing dengan teknologi terbaru, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas bagi klien. Strategi ini diharapkan memperkuat posisi perseroan di industri menara telekomunikasi dalam jangka panjang.
Pertumbuhan dan Prospek TOWR
Pertumbuhan laba dan pendapatan di 2025 menegaskan efektivitas strategi TOWR dalam pengelolaan aset dan diversifikasi layanan. Perusahaan memanfaatkan skala operasional, efisiensi biaya, dan peluang industri 5G untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dengan fondasi keuangan yang solid dan fokus pada ekspansi strategis, TOWR optimistis menghadapi tantangan pasar. Langkah ini diproyeksikan memperkuat posisi perseroan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi independen terbesar di Indonesia.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026
Berita Lainnya
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026
Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Terbaru April 2026 Lengkap Tarif Murah
- Rabu, 01 April 2026







.jpg)
