JAKARTA - Kelancaran arus balik Lebaran menjadi perhatian utama aparat kepolisian, terutama dalam menjaga distribusi kendaraan tetap stabil di jalur utama.
Berbagai skema rekayasa lalu lintas pun terus diterapkan secara dinamis, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Salah satu langkah yang masih dipertahankan adalah sistem satu arah atau one way di ruas tol Trans Jawa, yang dinilai efektif mengurai kepadatan kendaraan menuju Jakarta.
Baca Juga
Pemantauan Arus Balik Masih Dalam Kendali
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri masih mempertahankan rekayasa lalu lintas one way lokal tahap kedua pada puncak arus balik Lebaran, Minggu (29/3/2026). Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, mengatakan keputusan itu diambil setelah memantau kondisi lalu lintas yang dinilai masih terkendali.
“Hasil monitoring menunjukkan bahwa arus di jalan tol cukup terkendali. Dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta masih berjalan baik,” ujar Agus.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa upaya pengaturan lalu lintas yang diterapkan sejauh ini mampu menjaga stabilitas arus kendaraan. Dengan kondisi yang masih relatif lancar, kebijakan one way dinilai belum perlu diubah secara signifikan.
Penerapan One Way Dan Contraflow Di Ruas Strategis
Selain itu, contraflow satu lajur juga diterapkan dari KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek. Hingga Sabtu (28/3/2026) malam, kondisi lalu lintas disebut tetap terkelola.
Menurut Agus, skema one way tahap kedua dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikatama dinilai efektif menjaga kelancaran arus balik dari arah Trans Jawa. Apalagi, di Gerbang Tol Kalikangkung belum menunjukkan peningkatan signifikan,” kata dia.
“Oleh karena itu, one way lokal tahap kedua dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikatama masih dipertahankan dan belum diperpanjang ke arah timur,” ucap dia.
Penerapan sistem ini menjadi salah satu strategi utama dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat tajam saat arus balik. Dengan mengatur arah lalu lintas secara terpusat, distribusi kendaraan dapat lebih merata dan risiko kemacetan panjang dapat ditekan.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Dengan Skema Lanjutan
Meski demikian, kepolisian tetap menyiapkan skenario lanjutan apabila terjadi lonjakan kendaraan.
“Ke depan, apabila terjadi peningkatan arus dari arah timur maupun selatan, akan dipertimbangkan penerapan one way tahap ketiga dari KM 390 wilayah Kendal. Namun hal ini masih dalam tahap evaluasi,” kata Agus.
Langkah antisipatif ini menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan arus lalu lintas. Dengan menyiapkan berbagai kemungkinan, aparat dapat bertindak cepat apabila situasi di lapangan berubah secara signifikan.
Pendekatan berbasis evaluasi ini juga menunjukkan bahwa kebijakan lalu lintas tidak bersifat kaku, melainkan fleksibel sesuai kebutuhan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.
Normalisasi Lalu Lintas Masih Menunggu Kondisi Ideal
Terkait normalisasi lalu lintas, Kakorlantas menegaskan kebijakan tersebut belum diberlakukan karena arus menuju Jakarta masih cukup padat. Pasalnya, arus menuju Jakarta masih cukup padat.
“Secara keseluruhan, one way lokal tahap kedua masih dipertahankan hingga Minggu, 29 Maret 2026, sambil terus dilakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan arus lalu lintas,” imbuhnya.
Keputusan untuk menunda normalisasi menunjukkan bahwa kepolisian masih memprioritaskan kelancaran arus balik. Selama volume kendaraan masih tinggi, rekayasa lalu lintas seperti one way dinilai lebih efektif dibandingkan mengembalikan sistem ke kondisi normal.
Dengan terus memantau perkembangan situasi di lapangan, diharapkan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar hingga seluruh pemudik kembali ke tempat aktivitasnya masing-masing.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Minggu Ini Layanan SIM Keliling Hanya Beroperasi Di Jakarta Timur Barat
- Minggu, 29 Maret 2026
Arus Balik Kereta Api Lebaran Memuncak Penjualan Tiket Tembus Seratus Persen
- Minggu, 29 Maret 2026
Kereta Api Joglosemarkerto Jadi Favorit Penumpang Selama Libur Lebaran Tahun 2026
- Minggu, 29 Maret 2026
Mobil Listrik Murah Kia EV2 Mulai Diproduksi Massal Dengan Fitur Lengkap
- Minggu, 29 Maret 2026











