Harga Beras di Delta Mekong Relatif Stabil Meskipun Aktivitas Perdagangan Lemah
- Jumat, 06 Maret 2026
JAKARTA - Harga beras di wilayah Delta Mekong pada hari Jumat, 6 Maret 2026, relatif stabil meskipun perdagangan mengalami aktivitas yang lemah. Kestabilan ini memberi sinyal bahwa pasokan masih memadai untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Harga Beras Lokal dan Variasi Jenisnya
Menurut pembaruan dari Departemen Pertanian dan Lingkungan Provinsi An Giang, beras segar OM 18 berfluktuasi antara 6.000 hingga 6.100 VND per kilogram. Beras segar Dai Thom 8 berada pada kisaran 6.100 hingga 6.200 VND per kilogram, sementara IR 50404 tercatat di 5.500 VND per kilogram.
Baca JugaBPOM Ungkap Penjualan Obat dan Makanan Ilegal di Marketplace 2025
Beras OM 5451 bergerak di antara 5.800 hingga 6.000 VND per kilogram, OM 4218 antara 6.000 hingga 6.200 VND per kilogram, dan OM 34 antara 5.200 hingga 5.400 VND per kilogram. Harga ini relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya, meskipun beberapa lokasi mengalami perdagangan yang lambat.
Di Dong Thap, aktivitas perdagangan beras melambat akibat cuaca buruk, sehingga harga hanya menunjukkan sedikit fluktuasi. Di An Giang, pedagang menawarkan lebih sedikit beras, tetapi harga tetap relatif stabil di pasar lokal.
Pergerakan Harga Beras Ekspor
Untuk beras ekspor mentah OM 5451, harga turun sebesar 400 VND per kilogram, berkisar antara 8.300 hingga 8.400 VND per kilogram. Beras ekspor OM 380 turun 100 VND per kilogram, dengan harga antara 7.500 hingga 7.600 VND per kilogram.
Beras ekspor mentah Dai Thom 8 bergerak antara 9.150 hingga 9.350 VND per kilogram, sedangkan CL 555 berkisar antara 7.900 hingga 8.010 VND per kilogram. IR 504 terpantau di kisaran 8.000 hingga 8.100 VND per kilogram, dan OM 18 antara 8.900 hingga 9.100 VND per kilogram.
Harga beras ekspor Soc Thom berkisar antara 7.500 hingga 7.600 VND per kilogram, sementara harga beras jadi IR 504 berada di kisaran 9.500 hingga 9.700 VND per kilogram. Penurunan ini menunjukkan adanya tekanan di pasar ekspor, berbeda dengan pasar lokal yang relatif stabil.
Harga Produk Sampingan dan Pasokan di Gudang
Harga dedak padi wangi naik 100 VND per kilogram, berkisar antara 7.650 hingga 7.750 VND per kilogram. Dedak padi biasa bergerak antara 10.500 hingga 11.500 VND per kilogram, dibandingkan kemarin.
Di berbagai lokasi, aktivitas perdagangan masih lemah dengan gudang hanya memilih beras berkualitas tinggi. Di An Giang, pasokan beras rendah sehingga harga tetap stabil karena pemilihan kualitas menjadi fokus utama.
Di Lap Vo – Sa Dec, provinsi Dong Thap, jumlah beras yang tiba di pelabuhan cukup besar, tetapi pembelian lambat membuat harga semua jenis beras tetap stabil. Sedangkan di An Cu, transaksi beras jadi berjalan lambat, sehingga harga juga relatif stabil tanpa perubahan berarti.
Harga Beras di Pasar Ritel dan Pasar Ekspor
Di pasar ritel, harga berbagai jenis beras tetap tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Beras Nang Nhen tercatat paling mahal dengan harga 28.000 VND per kilogram, beras Huong Lai 22.000 VND per kilogram, dan beras wangi butir panjang Thailand berkisar 20.000 hingga 22.000 VND per kilogram.
Beras Nang Hoa dijual 21.000 VND per kilogram, beras wangi Taiwan 20.000 VND per kilogram, dan beras wangi melati antara 13.000 hingga 14.000 VND per kilogram. Beras putih biasa berada di 16.000 VND per kilogram, beras Soc biasa 16.000 hingga 17.000 VND per kilogram, beras biasa 12.000 hingga 13.000 VND per kilogram, beras Soc Thailand 20.000 VND per kilogram, dan beras Jepang 22.000 VND per kilogram.
Menurut Asosiasi Pangan Vietnam (VFA), harga beras ekspor Vietnam saat ini berkisar antara 400-415 USD per ton untuk beras wangi pecah 5%. Beras pecah 100% berada pada kisaran 316-320 USD per ton, sedangkan beras melati dihargai 430-434 USD per ton.
Kestabilan harga beras lokal memberikan ketenangan bagi konsumen, meskipun pasar ekspor menunjukkan tekanan harga. Pedagang lokal dapat merencanakan stok dan penjualan dengan lebih pasti berkat stabilnya harga di pasar domestik.
Dengan kondisi ini, konsumen dan pedagang dapat memantau pasar dengan lebih tenang. Kestabilan harga lokal dan fluktuasi minimal di ekspor menunjukkan adanya keseimbangan pasokan dan permintaan di wilayah Delta Mekong.
Pengawasan harga yang terus dilakukan oleh departemen terkait membantu menjaga kestabilan pasar. Informasi yang transparan memberi pedagang strategi untuk memilih kualitas beras yang dijual, sekaligus memastikan harga tetap kompetitif.
Meskipun harga beras ekspor mengalami sedikit penurunan, pasar lokal tetap menjadi indikator penting untuk kebutuhan sehari-hari. Konsumen dapat menyesuaikan pembelian sesuai jenis dan kualitas beras tanpa khawatir harga melonjak tiba-tiba.
Kondisi perdagangan beras yang lemah di beberapa daerah menunjukkan bahwa faktor cuaca dan pasokan menjadi penentu utama stabilitas harga. Pedagang dan konsumen tetap mengandalkan kualitas beras terbaik untuk transaksi yang menguntungkan.
Harga beras yang relatif stabil di Delta Mekong hari ini memberikan peluang bagi konsumen untuk merencanakan kebutuhan pangan bulanan. Pergerakan harga yang tidak drastis juga membantu pedagang mengatur strategi pemasaran dan distribusi.
Pemantauan harian tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan mendadak akibat faktor cuaca atau permintaan mendadak. Dengan informasi terkini, baik pedagang maupun konsumen dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pasar beras secara lebih efektif.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Chery QQ3 Mobil Listrik Murah China Bisa Dipesan Tanda Jadi Rp200 Ribu
- Jumat, 06 Maret 2026
Pasar Mobil Listrik Bekas Indonesia Mulai Ramai Ini Daftar Harga Terbarunya
- Jumat, 06 Maret 2026












