Panduan Lengkap Jadwal, Tarif, dan Tips Penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Api-api 2026
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) kini menjadi jalur utama transportasi laut bagi masyarakat Sumatra Selatan. Keberadaannya memudahkan akses menuju Pulau Bangka dengan waktu tempuh lebih singkat dan pelayanan yang efisien.
Jadwal Keberangkatan Kapal Feri di TAA
Kapal feri dari Pelabuhan TAA menuju Muntok, Bangka Belitung, berangkat setiap dua jam sekali. Pada Rabu, 11 Februari 2026, sepuluh armada disiapkan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas warga dan wisatawan.
Baca JugaKementerian ESDM DMO Batubara 30 Persen Berlaku PKP2B Generasi I BUMN
Penyeberangan pertama dimulai pukul 07.00 WIB menggunakan Garda Maritim 5. Sementara penyeberangan terakhir pada pukul 00.00 WIB dilayani Dharma Kartika VIII.
Daftar lainnya antara lain Belanak (09.00 WIB), Dharma Kartika I (11.00 WIB), Mutiara Pertiwi III (13.00 WIB), Gunsa 8 (15.00 WIB), Madani (17.00 WIB), Wira Camelia (19.00 WIB), dan Dharma Kosala (21.00 WIB).
Pihak pelabuhan mengingatkan jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan biasanya dipengaruhi faktor cuaca buruk atau gelombang tinggi di Selat Bangka.
Harga Tiket Penyeberangan Terbaru
Tarif penumpang dewasa untuk rute TAA-Muntok sebesar Rp58.100. Bayi usia 0–2 tahun dikenakan biaya Rp7.400 per penyeberangan.
Golongan kendaraan beragam, mulai dari sepeda Rp74.500, motor di bawah 500 cc Rp138.000, dan motor di atas 500 cc Rp231.600. Mobil penumpang dikenakan Rp1.051.200, sementara mobil barang Rp912.221.
Mobil besar penumpang dibanderol Rp1.864.200 dan mobil besar barang Rp1.700.200. Bus penumpang mencapai Rp3.045.500, dan kendaraan barang besar Rp2.599.200.
Kendaraan panjang 10–12 meter dipatok Rp3.093.500, lebih dari 12 meter Rp4.454.800, dan lebih dari 16 meter Rp6.125.000. Tarif ini dapat berubah mengikuti kebijakan resmi pelabuhan.
Sejarah dan Fungsi Strategis Pelabuhan TAA
Sejak beroperasi penuh pada 2007, Pelabuhan TAA menggantikan pelabuhan lama di Sungai Musi 35 Ilir, Palembang. Pelabuhan lama sering terkendala sedimentasi dan pasang surut, sehingga pelayaran memakan waktu hingga 10 jam.
Dengan TAA, penyeberangan ke Muntok kini hanya memerlukan waktu 3–4 jam. Letaknya yang strategis di Pantai Timur Sumatra berhadapan langsung dengan Selat Bangka membuat pelabuhan ini pilihan utama masyarakat Sumatera Selatan.
Pelabuhan TAA termasuk wilayah administrasi Kabupaten Banyuasin. Posisi ini mendukung kegiatan ekonomi dan wisata, terutama selama musim libur dan momen mobilitas tinggi.
Tips dan Informasi Penting bagi Penumpang
Penumpang dianjurkan selalu mengecek jadwal terbaru sebelum berangkat. Perubahan bisa terjadi karena cuaca atau gelombang tinggi yang memengaruhi keselamatan penyeberangan.
Membawa dokumen lengkap dan menyiapkan tiket sesuai kategori kendaraan mempermudah proses boarding. Penumpang juga disarankan datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang pada jam sibuk.
Pelabuhan TAA terus meningkatkan fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Area tunggu, jalur kendaraan, dan akses informasi digital mempermudah masyarakat dan wisatawan saat melakukan perjalanan.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cara Praktis Membuat Bola-Bola Daging Saus BBQ yang Lezat dan Anti Gagal
- Rabu, 11 Februari 2026
Resep Ayam Charsiu Juicy Berwarna Merah Cantik, Manis Gurih Ala Restoran
- Rabu, 11 Februari 2026
5 Resep Kue Nastar Lembut dan Lumer di Mulut Cocok Sambut Ramadhan di Rumah
- Rabu, 11 Februari 2026
8 Kuliner Khas Tionghoa di Pasar Lama Tangerang yang Wajib Dicicipi Saat Imlek
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
BI Tegaskan Pemantapan Infrastruktur Ekonomi Dukung Pertumbuhan Jawa Timur Makin Solid
- Rabu, 11 Februari 2026
Reaktivasi Jalur Kereta Api Kalisat Panarukan Kini Mulai Masuki Tahap Awal
- Rabu, 11 Februari 2026
Pengangkutan Limbah B3 Dioptimalkan Lewat Moda Kereta Api Demi Keamanan Lingkungan
- Rabu, 11 Februari 2026
PSI Serahkan Penentuan Cawapres Pilpres 2029 Kepada Presiden Prabowo Subianto
- Rabu, 11 Februari 2026













