JAKARTA - Tanaman kopi selama ini identik dengan bijinya yang disangrai lalu diseduh menjadi minuman berkafein.
Padahal, potensi kopi tidak berhenti pada biji semata. Di balik proses panen dan pengolahan, terdapat sejumlah bagian lain dari tanaman kopi yang ternyata dapat dimanfaatkan menjadi minuman unik dan bernutrisi.
Tak hanya bijinya, berbagai bagian tanaman kopi bisa diseduh jadi minuman unik dan bernutrisi. Mulai dari cascara, daun, hingga bunga kopi. Setiap bagian menawarkan cita rasa berbeda, dari segar, floral, sampai herbal ringan, sehingga membuka pengalaman baru dalam menikmati kopi.
Baca JugaSeluruh Pemangku Kepentingan Pendidikan Terlibat Strategis dalam Konsolnas Dikdasmen 2026
Berbagai bagian kopi ternyata bisa diolah menjadi minuman unik. Inovasi ini juga membantu mengurangi limbah hasil panen kopi. Pemanfaatannya memberi nilai tambah bagi petani dan industri kopi. Dengan pendekatan ini, hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 bagian tanaman kopi yang bisa diseduh jadi minuman:
1. Kulit Buah Kopi (Cascara)
Cascara berasal dari kulit buah kopi kering yang diseduh seperti teh. Rasanya ringan, sedikit manis, dan menyegarkan.
Selama ini, kulit buah kopi sering dianggap limbah setelah bijinya dipisahkan. Namun di sejumlah negara penghasil kopi, cascara justru diolah menjadi minuman yang memiliki karakter unik. Warna seduhannya cenderung kemerahan dengan aroma buah yang lembut.
Minuman ini mengandung antioksidan, polifenol, serta kafein ringan. Kandungan tersebut membantu meningkatkan energi dan melawan radikal bebas.
Dikutip dari Healthline cascara juga mengandung vitamin C dan mineral. Tak hanya itu, Kadar gulanya lebih rendah dibanding minuman manis. Dengan profil tersebut, cascara menjadi alternatif menarik bagi penikmat minuman ringan yang tetap ingin merasakan sentuhan kopi.
2. Daun Kopi
Selain buah dan bijinya, daun kopi juga dapat dimanfaatkan. Daun kopi bisa diseduh menjadi coffee leaf tea yang rasanya ringan dan herbal. Minuman ini populer di Ethiopia dan Indonesia.
Tradisi menyeduh daun kopi sebenarnya sudah berlangsung lama di beberapa daerah. Daun yang digunakan biasanya dipetik, kemudian dikeringkan sebelum diseduh. Hasilnya adalah minuman berwarna cerah dengan rasa lembut.
Daun kopi kaya antioksidan, mangiferin, dan polifenol. Kandungan ini bermanfaat menjaga imun dan kesehatan jantung.
Dilansir dari Perfect Daily Grind, teh daun kopi bisa dijadikan sebagai alternatif yang lebih sehat. Kandungan kafeinnya lebih rendah dibanding kopi. Hal ini membuatnya cocok bagi mereka yang sensitif terhadap kafein tetapi tetap ingin menikmati minuman berbasis kopi.
3. Bunga Kopi
Sebelum berubah menjadi buah ceri, tanaman kopi menghasilkan bunga berwarna putih dengan aroma khas. Bunga kopi sebelum tumbuh menjadi buah ceri kopi dapat dimanfaatkan. Biasanya bunga kopi dipetik untuk diseduh menjadi teh beraroma floral.
Rasanya lembut, manis ringan, dan sangat harum. Minuman ini masih tergolong langka dan bernilai premium. Aroma khas bunga kopi jadi daya tarik utamanya.
Banyak yang menyebut seduhan teh dari bunga kopi ini mirip teh jasmin, oolong dan ada juga sentuhan rasa vanilla pada after taste-nya. Keunikan tersebut membuat teh bunga kopi diminati kalangan tertentu yang mencari sensasi rasa berbeda.
4. Daging Buah Kopi (Coffee Pulp)
Daging buah kopi yang menyelimuti biji juga memiliki potensi. Daging buah kopi dapat difermentasi atau diseduh menjadi minuman segar. Rasanya asam manis dan menyegarkan.
Di beberapa negara, pulp kopi dijadikan minuman fermentasi. Proses fermentasi ini menghasilkan rasa yang lebih kompleks, dengan perpaduan asam dan manis alami dari buah kopi.
MDPI Journal menyebut pulp kopi kaya polifenol dan serat. Bahan ini berpotensi jadi minuman fungsional. Selain itu, pemanfaatan pulp membantu mengurangi limbah organik dari proses pengolahan kopi.
5. Kulit Ari Biji Kopi (Silverskin)
Silverskin adalah lapisan tipis biji kopi yang terlepas saat proses sangrai. Bagian ini biasanya terpisah sebagai limbah ringan dalam industri pengolahan kopi.
Silverskin adalah lapisan tipis biji kopi yang terlepas saat proses sangrai. Bagian ini bisa diseduh menjadi minuman herbal.
Rasanya ringan dengan aroma kopi yang lembut. Kandungan serat dan antioksidannya cukup tinggi.
Menurut MDPI, silverskin berpotensi jadi minuman sehat. Pemanfaatannya juga membantu mengurangi limbah industri kopi. Dengan inovasi pengolahan yang tepat, bagian ini dapat memiliki nilai ekonomi tambahan.
Pemanfaatan lima bagian tanaman kopi ini menunjukkan bahwa kopi bukan hanya soal biji yang diseduh setiap pagi. Dari cascara yang segar, daun yang herbal, bunga yang floral, pulp yang asam manis, hingga silverskin yang ringan, semuanya menghadirkan pilihan rasa dan manfaat berbeda.
Inovasi ini bukan sekadar tren, tetapi juga bagian dari upaya keberlanjutan. Dengan memaksimalkan seluruh bagian tanaman, limbah dapat ditekan dan potensi ekonomi meningkat. Tanaman kopi pun menjadi sumber minuman yang lebih beragam, tidak terbatas pada secangkir kopi hitam saja.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cara Praktis Membuat Bola-Bola Daging Saus BBQ yang Lezat dan Anti Gagal
- Rabu, 11 Februari 2026
Resep Ayam Charsiu Juicy Berwarna Merah Cantik, Manis Gurih Ala Restoran
- Rabu, 11 Februari 2026
5 Resep Kue Nastar Lembut dan Lumer di Mulut Cocok Sambut Ramadhan di Rumah
- Rabu, 11 Februari 2026
8 Kuliner Khas Tionghoa di Pasar Lama Tangerang yang Wajib Dicicipi Saat Imlek
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Kuliner Tradisional Indonesia Menjadi Daya Tarik Global di Tengah Era Modern
- Rabu, 11 Februari 2026
JNE Jambi Rangkul Media dan UMKM, Kuliner Lokal Tembus Pasar Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Sesko Tetap Menyelamatkan Manchester United Meski Shaw Blunder Lawan West Ham
- Rabu, 11 Februari 2026













