Rabu, 04 Februari 2026

Danamon Dan Allo Bank Siapkan Strategi Kredit Ramadan

Danamon Dan Allo Bank Siapkan Strategi Kredit Ramadan
Danamon Dan Allo Bank Siapkan Strategi Kredit Ramadan

JAKARTA - Momentum Ramadan kerap menjadi periode krusial bagi industri perbankan, khususnya pada segmen kredit konsumer. Peningkatan kebutuhan masyarakat untuk belanja, perjalanan, hingga persiapan hari raya membuat permintaan pembiayaan cenderung naik. 

Melihat pola tersebut, sejumlah bank mulai menyiapkan strategi khusus agar dapat menangkap peluang pertumbuhan kredit secara optimal, namun tetap terukur.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) dan PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) menjadi dua bank yang secara terbuka memaparkan langkah mereka menjelang Ramadan tahun ini. 

Baca Juga

Airlangga Ungkap Paket Stimulus Ekonomi Kuartal Pertama 2026 Dorong Konsumsi Nasional

Keduanya menekankan pentingnya keseimbangan antara mendorong pertumbuhan kredit dan menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Ramadan Dorong Aktivitas Konsumsi Masyarakat

Consumer Lending Business Head Bank Danamon, Enriko Sutarto, menyampaikan bahwa secara historis Ramadan dan Lebaran merupakan periode yang mendorong peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut memberikan kontribusi positif terhadap penyaluran kredit konsumsi perbankan.

“Sehingga berkontribusi positif terhadap penyaluran kredit konsumsi,” kata Enriko.

Pada periode tersebut, Enriko menjelaskan bahwa permintaan kredit umumnya meningkat, terutama pada produk kartu kredit dan pembiayaan jangka pendek. Produk-produk tersebut banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan belanja, perjalanan mudik, hingga berbagai persiapan hari raya.

Meski demikian, Enriko menegaskan bahwa besarnya kontribusi Ramadan terhadap pertumbuhan kredit tidak bersifat otomatis. Menurut dia, kinerja kredit tetap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara umum, daya beli masyarakat, serta tingkat kepercayaan konsumen. 

Oleh karena itu, dinamika pertumbuhan kredit konsumer dapat berbeda dari satu tahun ke tahun berikutnya.

Bagi perbankan, Ramadan dan Lebaran tidak hanya berdampak pada peningkatan volume transaksi. Momen ini juga menjadi peluang untuk memperkuat keterikatan dengan nasabah melalui pemanfaatan produk kredit yang lebih optimal, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Strategi Bank Danamon Perkuat Kredit Konsumer

Enriko mengungkapkan bahwa strategi pertumbuhan kredit konsumer Bank Danamon pada tahun ini mencakup penguatan sejumlah produk pembiayaan utama. 

Fokus diarahkan pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kartu kredit, serta Dana Instant yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pembiayaan jangka pendek masyarakat.

Penguatan tersebut dilakukan dengan menghadirkan solusi kredit yang relevan dan mudah diakses melalui digitalisasi layanan. Bank Danamon melihat bahwa kemudahan akses menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat nasabah, khususnya di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan layanan digital.

Selain itu, Danamon juga memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis. Kerja sama dengan MUFG, Adira Finance, serta mitra lainnya dinilai menjadi kunci untuk memperluas jangkauan layanan dan membangun ekosistem finansial yang lebih holistik.

Pendekatan berbasis segmentasi turut diterapkan agar produk dan layanan yang ditawarkan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok nasabah. Penyesuaian produk serta program promosi juga disiapkan untuk menjangkau nasabah dengan daya beli yang relatif stabil selama periode Ramadan dan Lebaran.

“Prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko tetap menjadi prioritas agar pertumbuhan kredit berjalan sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Allo Bank Fokus Prudent Dan Momen Belanja

Di sisi lain, Allo Bank juga menyiapkan strategi untuk memanfaatkan momentum Ramadan dalam mendorong kredit konsumer. Direktur Risiko, Kepatuhan, dan Hukum Allo Bank, Ganda Raharja Rusli, menyatakan bahwa bank akan tetap berupaya meningkatkan penyaluran kredit secara prudent.

Menurut Ganda, upaya mendongkrak kredit konsumer dilakukan tanpa mengorbankan kualitas proses seleksi pembiayaan. Allo Bank tetap menjaga standar screening agar risiko kredit dapat dikelola dengan baik, meskipun permintaan pembiayaan cenderung meningkat.

“Bank akan tetap berusaha mendongkrak kredit konsumer secara prudent, dengan hadir di momen-momen pembelanjaan masyarakat seperti travel, shopping atau food fair,” ungkap Ganda.

Pendekatan tersebut mencerminkan strategi Allo Bank yang berupaya menempatkan produk kredit pada titik-titik kebutuhan konsumen. Dengan hadir di berbagai aktivitas belanja yang ramai selama Ramadan, bank berharap dapat menjangkau nasabah secara lebih relevan.

Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan Dan Risiko

Baik Danamon maupun Allo Bank menilai bahwa momentum Ramadan perlu dimanfaatkan secara optimal, namun tidak dengan mengabaikan kualitas portofolio. Pertumbuhan kredit yang sehat harus berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang disiplin.

Kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, serta sentimen konsumen menjadi faktor yang terus dipantau dalam menentukan strategi penyaluran kredit. Dengan pendekatan yang adaptif, bank berharap dapat menjaga kinerja kredit tetap positif tanpa menimbulkan tekanan risiko di kemudian hari.

Bagi industri perbankan, Ramadan dan Lebaran bukan hanya soal lonjakan transaksi jangka pendek. Momentum ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah melalui penyediaan produk kredit yang sesuai kebutuhan dan dikelola secara bertanggung jawab.

Ke depan, strategi berbasis digitalisasi, segmentasi nasabah, serta sinergi ekosistem diperkirakan akan semakin menjadi penopang utama pertumbuhan kredit konsumer. Dengan kombinasi tersebut, perbankan optimistis dapat memanfaatkan peluang Ramadan sekaligus menjaga stabilitas bisnis secara berkelanjutan.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Perhiasan Terbaru Hari Ini Selasa Tiga Februari 2026

Harga Emas Perhiasan Terbaru Hari Ini Selasa Tiga Februari 2026

Harga Perak Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Turun Enam Ratus Rupiah

Harga Perak Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Turun Enam Ratus Rupiah

Harga Perak Antam Selasa 3 Februari 2026 Turun Dipengaruhi Tekanan Pasar Global

Harga Perak Antam Selasa 3 Februari 2026 Turun Dipengaruhi Tekanan Pasar Global

IHSG Menguat Kembali Saham Konglomerasi Bangkit Serempak Dorong Indeks Hari Ini

IHSG Menguat Kembali Saham Konglomerasi Bangkit Serempak Dorong Indeks Hari Ini

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Simak Rekomendasi Saham Selasa Februari 2026

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Simak Rekomendasi Saham Selasa Februari 2026