Panduan Lengkap Waktu Memasak Ubi Jalar Agar Empuk Merata Gizinya Terjaga
- Rabu, 28 Januari 2026
JAKARTA - Menentukan waktu memasak ubi jalar sering dianggap sepele, padahal hal ini sangat menentukan hasil akhir hidangan.
Banyak orang fokus pada bumbu atau cara penyajian, tetapi lupa bahwa durasi pemanasan yang kurang tepat bisa membuat ubi terlalu lembek, keras di tengah, atau bahkan kehilangan sebagian nutrisinya. Dengan sudut pandang yang lebih teliti, memahami waktu memasak justru menjadi kunci utama menghasilkan ubi jalar yang lezat dan bernilai gizi optimal.
Sebagai bahan pangan yang mudah ditemui dan fleksibel diolah, ubi jalar hadir dalam berbagai menu, mulai dari rebusan sederhana, kolak, hingga camilan modern. Setiap metode memasak memiliki karakter panas berbeda yang memengaruhi tekstur, rasa, serta kandungan gizinya. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan durasi memasak dengan teknik yang digunakan agar hasilnya konsisten dan memuaskan.
Baca JugaInovasi Es Gabus dengan Tepung Hunkwe, Bahan Tradisional yang Sehat
Selain rasa dan tekstur, faktor waktu juga berkaitan erat dengan kesehatan. Vitamin C dan beta-karoten pada ubi jalar tergolong sensitif terhadap panas berlebih. Jika proses memasak terlalu lama, sebagian nutrisi tersebut dapat berkurang. Dengan mengetahui estimasi waktu yang tepat, Anda tidak hanya mendapatkan ubi yang empuk, tetapi juga tetap kaya manfaat.
Artikel ini akan membahas secara menyeluruh durasi ideal memasak ubi jalar dengan berbagai metode populer. Mulai dari merebus, mengukus, memanggang, hingga menggunakan peralatan modern, semuanya disajikan agar mudah dipraktikkan di dapur rumah.
Merebus Ubi Jalar untuk Hasil Praktis Sehari-hari
Merebus merupakan metode paling umum karena sederhana dan tidak membutuhkan peralatan khusus. Cara ini sering dipilih untuk membuat kolak atau ubi rebus sebagai menu sarapan. Panas dari air mendidih membantu melunakkan serat ubi dengan cepat, asalkan ukurannya seragam.
Potongan kecil atau berbentuk dadu biasanya membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit setelah air benar-benar mendidih. Jika ubi dipotong besar atau hanya dibelah dua, durasi memasaknya berkisar 20–25 menit. Sementara itu, ubi utuh berukuran sedang dapat memerlukan waktu hingga 30–45 menit, tergantung ketebalan kulit dan jenisnya.
Agar kematangan merata, sebaiknya masukkan ubi saat air masih dingin lalu panaskan bersama. Teknik ini membantu panas masuk perlahan ke bagian tengah ubi. Hindari merebus terlalu lama karena tekstur bisa menjadi berair dan rasa manis alaminya berkurang.
Mengukus untuk Menjaga Rasa Manis Alami
Mengukus sering dianggap sebagai teknik terbaik untuk mempertahankan rasa dan nutrisi ubi jalar. Berbeda dengan merebus, metode ini tidak melarutkan vitamin ke dalam air sehingga cita rasa alami tetap terjaga. Tekstur ubi hasil kukusan biasanya lebih padat dan tidak berair.
Ubi jalar yang diiris memerlukan waktu sekitar 15–20 menit hingga empuk. Untuk ubi utuh, durasi mengukus umumnya mencapai 25–35 menit dengan api sedang. Pastikan uap panas stabil dan merata agar bagian tengah tidak keras saat disantap.
Keunggulan lain dari mengukus adalah rasa manis yang lebih pekat karena pati perlahan terurai menjadi gula alami. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai ubi dengan karakter rasa alami tanpa tambahan gula.
Memanggang di Oven untuk Sensasi Karamelisasi
Memanggang ubi jalar di oven memberikan hasil berbeda dibandingkan metode basah. Panas kering dari oven memicu karamelisasi alami, menghasilkan aroma khas dan rasa manis yang lebih dalam. Teknik ini sering digunakan untuk jenis ubi tertentu seperti ubi Cilembu atau ubi ungu.
Pada suhu sekitar 200 derajat Celsius, ubi jalar umumnya membutuhkan waktu 45–60 menit hingga matang sempurna. Kulitnya akan terasa sedikit kering, sementara bagian dalamnya lembut menyerupai selai. Untuk mengecek kematangan, tusukkan pisau ke tengah ubi; jika masuk tanpa hambatan, berarti sudah siap.
Kesabaran sangat diperlukan dalam memanggang. Proses yang terlalu cepat dapat membuat ubi terasa hambar dan berserat kasar. Dengan durasi yang tepat, hasilnya akan sepadan dengan rasa manis yang maksimal.
Air Fryer sebagai Alternatif Cepat dan Modern
Bagi Anda yang menginginkan kepraktisan, air fryer menjadi pilihan menarik. Alat ini menggunakan sirkulasi udara panas sehingga ubi matang lebih cepat dan merata. Selain itu, metode ini cocok untuk menghasilkan tekstur luar yang sedikit renyah tanpa tambahan minyak.
Pada suhu sekitar 200 derajat Celsius, ubi jalar biasanya matang dalam waktu 25–30 menit. Agar hasilnya seimbang, disarankan untuk membalik ubi di tengah waktu memasak. Teknik ini membantu semua sisi mendapatkan panas yang sama.
Air fryer sangat ideal bagi mereka yang ingin camilan ubi jalar sehat dengan waktu memasak lebih singkat. Meski cepat, rasa manis dan tekstur tetap terjaga jika durasinya tepat.
Microwave untuk Situasi Super Praktis
Saat waktu benar-benar terbatas, microwave dapat menjadi solusi instan. Meski demikian, metode ini memerlukan perhatian khusus agar ubi tidak kering atau matang tidak merata. Trik pentingnya adalah menusuk kulit ubi dengan garpu di beberapa titik sebelum dimasukkan ke microwave.
Ubi utuh umumnya membutuhkan waktu 5–8 menit pada daya tinggi. Jika memasak lebih dari satu ubi, tambahkan sekitar 2 menit untuk setiap tambahan umbi. Setelah matang, diamkan sebentar agar panas merata sebelum dikonsumsi.
Meskipun praktis, microwave sebaiknya digunakan sebagai alternatif darurat. Untuk rasa dan tekstur terbaik, metode tradisional tetap lebih unggul.
Memilih Ubi Jalar agar Hasil Maksimal
Semua teknik memasak akan sia-sia jika kualitas ubi jalar kurang baik. Pilih ubi dengan kulit mulus, tidak berlubang, dan terasa berat saat digenggam. Ubi yang ringan biasanya sudah kehilangan banyak air dan akan terasa kering setelah dimasak.
Dengan bahan yang segar dan waktu memasak yang tepat, ubi jalar dapat menjadi hidangan sederhana namun bernilai gizi tinggi. Perpaduan teknik dan durasi yang sesuai akan menghasilkan tekstur empuk, rasa manis alami, serta nutrisi yang tetap terjaga.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
OJK Targetkan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Selesai Semester I 2026
- Rabu, 28 Januari 2026
Rupiah 28 Januari 2026: Sentimen Pasar Positif Dorong Penguatan Rupiah
- Rabu, 28 Januari 2026












