JAKARTA - Menjelang Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau kesiapan dua ruas tol strategis yang diperkirakan akan menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.
Peninjauan ini dilakukan terhadap proyek Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Solo-Yogyakarta, khususnya pada ruas Bawen-Ambarawa dan Prambanan-Purwomartani. Kegiatan tersebut melibatkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, Dirut PT Jasa Marga, Kakorlantas Polri, serta Dirut Jasa Raharja.
“Peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Aan.
Baca JugaBMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Hujan Lebat Hingga Lintas Wilayah
Kehadiran ruas tol fungsional diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat dan mengurangi kepadatan di jalur tol utama.
Fungsional Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta
Ruas tol yang sedang dipersiapkan difungsionalkan antara lain Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (Bawen-Ambarawa) dan Tol Solo-Yogyakarta (Prambanan-Purwomartani). Aan menekankan pentingnya keberadaan ruas tol ini sebagai jalur alternatif yang dapat mengurangi tekanan di Tol Solo-Semarang maupun jalan arteri sekitarnya.
“Tol fungsional ini merupakan hal yang baik dan sangat membantu karena beban arus di tol Solo-Semarang sudah sangat padat,” ujarnya. Aan menambahkan bahwa jalur ini juga akan menghubungkan Solo, Yogyakarta, Magelang, dan Temanggung, sehingga perjalanan masyarakat lebih lancar.
Selain kelancaran arus, keselamatan tetap menjadi prioritas. Pemasangan rambu, penerangan, dan pengaturan lalu lintas yang matang menjadi syarat sebelum operasional fungsional dimulai. “Kita tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya tidak terpenuhi,” tegas Aan.
Progres Pembangunan Tol
Berdasarkan catatan Kementerian Pekerjaan Umum, per Desember 2025, pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sepanjang 4,98 km telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan fungsional pada Maret 2026. Sementara itu, proyek Tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani telah rampung sekitar 95 persen.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, optimistis kedua ruas tol ini bisa difungsionalkan saat Lebaran.
“Kami memastikan ruas dari Bawen sampai Ambarawa siap digunakan fungsional saat Lebaran, dan pengerjaannya sudah 90 persen,” jelas Rivan. Ruas baru Solo-Yogyakarta sepanjang 20 kilometer ini diharapkan dapat mengurai kepadatan dari Prambanan hingga Kalasan.
Dukungan Pihak Terkait
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyambut positif pengoperasian kedua ruas tol ini. Ia menegaskan pihaknya akan menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di exit tol untuk mengantisipasi kepadatan.
Begitu pula PT Jasa Raharja melalui Dirut Muhammad Awaluddin mendukung penuh pengoperasian fungsional ruas tol dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode angkutan Lebaran,” kata Awaluddin.
Sinergi antara Kemenhub, Korlantas, Jasa Marga, dan Jasa Raharja diharapkan mampu memastikan pelaksanaan mudik lebih aman dan lancar.
Manfaat Tol Fungsional bagi Masyarakat
Keberadaan kedua ruas tol fungsional ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Masyarakat dari Solo, Yogyakarta, Magelang, dan Temanggung dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Selain itu, ruas tol baru ini dapat menjadi alternatif ketika terjadi kemacetan di tol utama atau jalan arteri.
Selain itu, fungsional tol ini juga diharapkan mendukung distribusi logistik menjelang Lebaran, sehingga pasokan kebutuhan pokok tetap lancar. Kehadiran ruas tol baru juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena mobilitas dan akses transportasi semakin mudah.
Dengan difungsionalkannya ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Solo-Yogyakarta Prambanan-Purwomartani, masyarakat di Jawa Tengah dan Yogyakarta dapat merasakan manfaat langsung dalam kelancaran perjalanan mudik Lebaran.
Pihak Kemenhub bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.
Aan berharap, sinergi yang baik ini mampu memberikan pengalaman mudik yang lebih aman, lancar, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat.
Kehadiran ruas tol fungsional menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan transportasi di Indonesia.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
15 Rekomendasi Tempat Makan Malam Dekat Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
- Minggu, 25 Januari 2026
Rekomendasi 13 Brownies Jakarta yang Wajib Dicicipi Sebagai Oleh-Oleh
- Minggu, 25 Januari 2026
Pilih Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana yang Lebih Sehat dan Mengenyangkan
- Minggu, 25 Januari 2026
Berita Lainnya
Seskab Teddy Jelaskan Agenda Prabowo-Macron Selama Lawatan Singkat Paris
- Minggu, 25 Januari 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Aceh Dorong Kepatuhan Pajak dan Pembangunan
- Minggu, 25 Januari 2026
BI Optimistis Proyek IKN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur
- Minggu, 25 Januari 2026













