Kamis, 22 Januari 2026

Kurs Dolar AS Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026 di BCA, BRI, Mandiri

Kurs Dolar AS Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026 di BCA, BRI, Mandiri
Kurs Dolar AS Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026 di BCA, BRI, Mandiri

JAKARTA - Pada Kamis, 22 Januari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat, mencapai level Rp16.936. 

Pergerakan ini menjadi perhatian para pelaku pasar dan masyarakat yang melakukan transaksi mata uang asing, mengingat fluktuasi nilai tukar yang kerap mempengaruhi banyak sektor, terutama perdagangan dan sektor bisnis.

Sebagai informasi, pada perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS tercatat stagnan di posisi 98,76, sementara rupiah menunjukkan tanda-tanda penguatan sebesar 0,12%. 

Baca Juga

Investasi Cerdas dengan Gaji Rp10 Juta per Bulan Agar Keuangan Stabil dan Berkembang

Meskipun secara umum mata uang di kawasan Asia memiliki pergerakan yang bervariasi, rupiah menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan beberapa mata uang lain, seperti yen Jepang yang terkoreksi 0,03% dan won Korea Selatan yang melemah 0,13%.

Pergerakan Mata Uang Global

Selain rupiah, beberapa mata uang lainnya juga mencatatkan penguatan. Dolar Hong Kong, misalnya, menunjukkan kenaikan, begitu pula dengan dolar Singapura yang naik tipis 0,05%. 

Meskipun demikian, terdapat sejumlah mata uang yang mengalami pelemahan, termasuk rupee India yang terdepresiasi 0,8%, dan baht Thailand yang melemah 0,25%.

Secara keseluruhan, meskipun pergerakan mata uang global cenderung beragam, rupiah tetap mencatatkan tren positif pada hari ini. Hal ini seiring dengan berbagai faktor eksternal dan domestik yang memengaruhi nilai tukar.

Proyeksi Penguatan Rupiah

Menurut Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, penguatan rupiah terhadap dolar AS berpotensi berlanjut meski tidak signifikan. 

Ia menjelaskan bahwa sentimen positif datang dari meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa setelah Presiden AS Donald Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap Uni Eropa. 

Menurutnya, penguatan rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penguatan rupiah diperkirakan terbatas, mengingat sentimen domestik yang masih relatif lemah.

Sentimen domestik yang dimaksud oleh Lukman Leong adalah berbagai isu internal yang masih membayangi pasar, seperti isu independensi Bank Indonesia (BI), defisit anggaran negara, serta kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan BI.

Sementara itu, Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, juga memberikan pandangannya terkait pergerakan rupiah. Menurutnya, meskipun BI telah menahan suku bunga acuan pada level 4,75% pada Desember 2025, keputusan tersebut dipandang sebagai langkah untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global.

Meski ruang penurunan suku bunga masih terbuka, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah akan cukup fluktuatif dan cenderung melemah di kisaran Rp16.930 hingga Rp16.950 pada perdagangan hari ini.

Kurs Dolar AS di Bank-Bank Terbesar Indonesia

Berdasarkan data terbaru yang diperoleh dari masing-masing bank besar di Indonesia, berikut adalah kurs jual beli dolar AS yang berlaku pada hari ini di beberapa bank besar, yaitu BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI.

Bank Central Asia (BCA)

Pada pukul 09:50 WIB, BCA mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.900 dan harga jual sebesar Rp16.920 berdasarkan e-rate. Untuk transaksi menggunakan TT Counter, harga beli dolar AS ditetapkan Rp16.755, sementara harga jualnya mencapai Rp17.055.

Sementara itu, pada pukul 08:10 WIB, untuk transaksi menggunakan bank notes, harga beli dan jual dolar AS masing-masing adalah Rp16.755 dan Rp17.055.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Di sisi lain, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada pukul 09:11 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.893 dan harga jual sebesar Rp16.923 untuk e-rate. 

BRI juga menawarkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.820 dan harga jual Rp17.020 untuk transaksi menggunakan TT Counter. Seperti halnya BCA, BRI juga memperkenalkan berbagai jenis transaksi yang disesuaikan dengan jenis layanan nasabah.

Bank Mandiri

Pada pukul 09:23 WIB, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.890 dan Rp16.910 per dolar AS. 

Untuk transaksi TT Counter, harga beli dolar AS ditetapkan Rp16.770 dan harga jualnya adalah Rp17.070. Bank Mandiri juga mematok harga beli dan jual dolar AS untuk bank notes pada level Rp16.730 dan Rp17.030 per dolar AS.

Bank Negara Indonesia (BNI)

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (BNI) pada pukul 09:50 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.899 dan harga jual sebesar Rp16.919 untuk special rates. 

Untuk transaksi TT Counter, BNI menetapkan harga beli sebesar Rp16.760 dan harga jualnya Rp17.050. Adapun untuk transaksi menggunakan bank notes, harga beli dan jual dolar AS ditetapkan masing-masing Rp16.760 dan Rp17.050.

Dampak Perubahan Kurs Dolar AS terhadap Ekonomi Domestik

Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memiliki dampak yang signifikan bagi ekonomi domestik. Salah satunya adalah pengaruh terhadap biaya impor barang, yang pada gilirannya mempengaruhi harga barang-barang konsumsi. 

Sebagian besar barang impor, terutama bahan baku industri dan produk-produk elektronik, akan semakin mahal seiring dengan pelemahan rupiah. Sebaliknya, bagi eksportir, penguatan rupiah bisa menjadi tantangan karena produk mereka menjadi lebih mahal di pasar internasional.

Namun, penguatan rupiah terhadap dolar AS juga memiliki sisi positif, terutama bagi para pelaku usaha yang mengimpor barang. Dengan kurs yang lebih rendah, biaya impor barang bisa lebih terjangkau, meskipun harga barang impor tetap tergantung pada kondisi global.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Pergerakan nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang bersifat domestik maupun internasional. Faktor-faktor ini antara lain adalah kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia, pergerakan harga komoditas, serta ketegangan geopolitik yang terjadi di berbagai belahan dunia. 

Selain itu, kebijakan fiskal pemerintah dan neraca perdagangan juga berperan penting dalam menentukan nilai tukar rupiah.

Di sisi global, kebijakan suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan dolar AS terhadap mata uang lainnya, termasuk rupiah. 

Sebagai contoh, apabila The Fed menaikkan suku bunga, maka dolar AS akan cenderung menguat, yang dapat menyebabkan pelemahan terhadap mata uang lainnya, termasuk rupiah.

Pada Kamis, 22 Januari 2026, kurs rupiah terhadap dolar AS menunjukkan pergerakan yang cukup positif dengan dibukanya harga pada level Rp16.936. 

Meskipun demikian, fluktuasi kurs masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan domestik, seperti kebijakan moneter dalam negeri dan kondisi ekonomi global.

Bagi masyarakat dan pelaku bisnis, perubahan kurs ini penting untuk diperhatikan, mengingat dampaknya terhadap biaya transaksi, perdagangan internasional, dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. 

Dengan memantau kurs secara berkala di bank-bank besar seperti BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI, Anda bisa lebih bijaksana dalam mengambil keputusan finansial.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis

Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis

Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang

Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang

Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026

Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026

Bunga Koperasi Simpan Pinjam 2026: Panduan Lengkap untuk Anggota

Bunga Koperasi Simpan Pinjam 2026: Panduan Lengkap untuk Anggota

Kenaikan Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026

Kenaikan Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026