Kamis, 22 Januari 2026

Emas Fisik Digital ICDX Tumbuh 25 Persen pada 2025, Investasi Makin Mudah

Emas Fisik Digital ICDX Tumbuh 25 Persen pada 2025, Investasi Makin Mudah
Emas Fisik Digital ICDX Tumbuh 25 Persen pada 2025, Investasi Makin Mudah

JAKARTA - Pada tahun 2025, pasar emas fisik secara digital mengalami lonjakan yang signifikan, dengan volume transaksi mencapai 58.654.322 gram. 

Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat menggembirakan, yakni sebesar 25,20 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 2024, yang tercatat hanya sebesar 46.849.357 gram. 

Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi dalam emas dengan cara yang lebih praktis dan efisien melalui platform digital yang dihadirkan oleh Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX).

Baca Juga

Investasi Cerdas dengan Gaji Rp10 Juta per Bulan Agar Keuangan Stabil dan Berkembang

Melalui data yang disampaikan oleh ICDX, tercatat bahwa nilai transaksi dari perdagangan pasar emas fisik secara digital pada 2025 mencapai Rp115,6 triliun, yang mengalami kenaikan fantastis sebesar 101,04 persen dibandingkan dengan transaksi tahun 2024, yang hanya bernilai Rp57,5 triliun. 

Angka ini menggambarkan antusiasme masyarakat Indonesia yang semakin tinggi dalam memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan oleh pasar emas fisik digital.

Kemudahan Akses Melalui Digitalisasi

Salah satu faktor utama yang mendorong pesatnya pertumbuhan pasar emas fisik digital adalah kemudahan akses. Masyarakat kini tidak perlu lagi datang langsung ke gerai penjualan emas untuk membeli atau bertransaksi emas fisik.

 Dengan menggunakan aplikasi di smartphone, masyarakat dapat dengan mudah melakukan pembelian, penjualan, dan pemantauan harga emas secara real-time. Kepraktisan ini tentu sangat menarik bagi konsumen yang ingin menghindari kerumitan dalam transaksi fisik emas.

Selain itu, perkembangan digitalisasi yang pesat di berbagai sektor kehidupan juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dalam melakukan investasi emas. 

Di era yang serba digital ini, semakin banyak orang yang mencari alternatif investasi yang mudah, aman, dan efisien. Investasi emas yang dulunya hanya bisa dilakukan dengan cara tradisional, kini dapat dilakukan dengan lebih praktis dan cepat melalui platform digital yang sudah terjamin keamanannya.

Generasi Muda Berpartisipasi dalam Investasi Emas

Salah satu kelompok yang turut andil dalam pertumbuhan pasar emas fisik digital adalah para generasi muda yang telah bekerja dan memiliki penghasilan tetap. 

Generasi milenial dan Z mulai melihat emas sebagai salah satu bentuk investasi yang menguntungkan dan stabil, apalagi dengan adanya cara yang lebih praktis untuk melakukannya secara digital. 

Investasi emas menjadi lebih terjangkau karena masyarakat dapat membeli emas dalam jumlah yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka, tanpa harus membeli dalam jumlah besar sekaligus.

Menurut Nursalam, Direktur ICDX, digitalisasi telah memberikan kesempatan bagi siapa saja, terutama generasi muda, untuk memulai investasi emas dengan modal yang relatif kecil namun tetap mendapatkan keuntungan. 

Hal ini memberi peluang besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di segmen menengah, untuk berinvestasi dengan cara yang lebih fleksibel dan mudah diakses.

Harapan ICDX untuk Pertumbuhan Lebih Lanjut

Melihat tren positif yang terjadi, ICDX optimis dapat mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi lagi pada tahun 2026. Target volume transaksi diprediksi akan terus tumbuh hingga 30 persen, mengingat semakin banyaknya masyarakat yang tertarik untuk berinvestasi di emas secara digital. 

Dengan adanya platform yang terpercaya dan pengawasan yang ketat dari pemerintah, ICDX berharap pasar emas fisik digital dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Indonesia.

Keamanan Transaksi Terjamin

Keamanan menjadi salah satu perhatian utama dalam melakukan investasi, terlebih jika transaksi dilakukan secara digital. ICDX memastikan bahwa semua transaksi dalam pasar emas fisik digital diawasi oleh pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

Selain itu, lembaga kliring yang berfungsi sebagai lembaga penjaminan dan penyelesaian transaksi juga dilibatkan dalam setiap proses jual beli emas. Tidak hanya itu, lembaga depository juga bertugas menyimpan emas fisik yang diperdagangkan secara digital.

Dengan adanya pengawasan yang ketat, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan yakin dalam melakukan investasi emas secara digital. 

Hal ini juga semakin mengurangi potensi risiko penipuan atau tindakan yang merugikan konsumen. Keamanan ini sangat penting, terutama di mata para pemula yang baru pertama kali terjun dalam dunia investasi emas.

Edukasi dan Sosialisasi yang Berkelanjutan

Namun, meskipun pasar emas fisik digital telah berkembang pesat, terdapat satu tantangan besar yang perlu dihadapi bersama oleh semua pemangku kepentingan di sektor ini, yaitu edukasi dan sosialisasi. 

Menurut Yoyok Prasetyo, Dekan Fakultas Ekonomi & Komunikasi Bisnis Universitas Islam Nusantara Bandung, penting bagi para pihak terkait untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya mengenai cara-cara yang aman dalam bertransaksi emas secara digital. 

Masyarakat harus diberikan pemahaman yang mendalam mengenai mekanisme perdagangan emas fisik digital, mulai dari cara melakukan transaksi hingga bagaimana memastikan keamanan setiap tahapan.

Aspek keamanan dalam bertransaksi menjadi perhatian utama para calon investor, sehingga edukasi yang menyeluruh mengenai hal ini harus dilakukan secara berkelanjutan. Sosialisasi yang terus-menerus akan membantu masyarakat merasa lebih percaya diri dalam melakukan investasi emas melalui platform digital yang ada.

Masa Depan Emas Fisik Digital di Indonesia

Dengan adanya berbagai faktor pendorong seperti kemudahan transaksi, keterjangkauan investasi, serta pengawasan yang ketat dari pemerintah, masa depan pasar emas fisik digital di Indonesia sangat menjanjikan.

 Diharapkan, pada tahun-tahun mendatang, semakin banyak orang yang beralih ke investasi emas secara digital, karena pasar ini memberikan fleksibilitas dan kepraktisan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat modern.

Pada akhirnya, perdagangan emas fisik digital ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi individu yang berinvestasi, tetapi juga menjadi katalis untuk mendorong perkembangan sektor ekonomi Indonesia secara lebih luas. 

Para pelaku pasar berharap bahwa tren positif ini akan terus berlanjut, memberikan dampak yang lebih besar, serta meningkatkan kualitas investasi masyarakat di Indonesia.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis

Investasi Keamanan Bisnis Lewat Dana Darurat Agar Usaha Tetap Bertahan di Tengah Krisis

Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang

Investasi Arus Kas Sehat untuk Keuangan Pribadi dan Bisnis yang Stabil Jangka Panjang

Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026

Investasi Masa Depan Sejak Gaji Pertama, Strategi Keuangan Gen Z di 2026

Bunga Koperasi Simpan Pinjam 2026: Panduan Lengkap untuk Anggota

Bunga Koperasi Simpan Pinjam 2026: Panduan Lengkap untuk Anggota

Kenaikan Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026

Kenaikan Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 22 Januari 2026