Kandungan Gizi Durian dan Dampak Negatif Jika Dimakan Terlalu Banyak
- Senin, 19 Januari 2026
JAKARTA - Durian, yang dijuluki “raja buah”, selalu berhasil memikat lidah para penggemarnya dengan aroma kuat dan rasa manis legitnya.
Namun, dibalik sensasi unik ini, durian juga menyimpan kandungan nutrisi yang tinggi dan beragam manfaat kesehatan. Menikmati durian bukan hanya soal kepuasan rasa, tapi juga tentang asupan energi dan vitamin yang bisa mendukung tubuh.
Bagi masyarakat Indonesia, durian lebih dari sekadar buah. Buah ini kerap hadir di momen kebersamaan, festival, atau sekadar camilan sore hari.
Baca Juga10 Olahan Tahu Anti Bosan dari Menu Tradisional hingga Kreasi Modern Kekinian
Namun banyak orang tidak menyadari bahwa meskipun durian menyehatkan, konsumsi yang berlebihan justru dapat menimbulkan dampak tertentu bagi tubuh. Oleh karena itu, memahami manfaat dan batasan konsumsi durian sangat penting.
Kandungan Nutrisi Durian
Durian kaya akan karbohidrat, serat, vitamin C, vitamin B kompleks, serta mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Kandungan energi yang tinggi menjadikan durian sumber tenaga yang baik, terutama bagi mereka yang membutuhkan asupan kalori tambahan.
Karbohidrat yang ada pada durian memberikan energi instan, sedangkan serat membantu melancarkan pencernaan. Vitamin C dan antioksidan alami dalam durian mendukung sistem imun tubuh, melawan radikal bebas, dan berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis. Vitamin B kompleks juga berperan dalam metabolisme energi dan menjaga kesehatan saraf.
Manfaat Durian untuk Kesehatan
Durian tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Pertama, kandungan serat alami membantu menjaga saluran pencernaan tetap sehat. Dengan serat cukup, risiko sembelit dapat berkurang, dan bakteri baik di usus dapat berkembang dengan optimal.
Kedua, durian kaya akan kalium yang berfungsi menjaga tekanan darah tetap seimbang dan mendukung kesehatan jantung. Kalium juga membantu fungsi otot dan saraf agar bekerja optimal.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa alami dalam durian dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres ringan. Mengonsumsi durian dalam jumlah wajar bisa menjadi cara alami untuk meningkatkan energi dan mood.
Dampak Negatif Konsumsi Berlebihan
Meskipun menyehatkan, durian memiliki kadar gula dan lemak yang cukup tinggi. Konsumsi berlebihan, terutama oleh penderita diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi, bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Selain risiko gula darah tinggi, mengonsumsi durian terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau rasa panas di tubuh. Masyarakat juga dianjurkan untuk tidak memadukan durian dengan minuman beralkohol karena kombinasi ini dapat memicu efek negatif serius bagi tubuh.
Oleh sebab itu, durian tetap aman dan bermanfaat jika dikonsumsi dengan bijak. Memperhatikan porsi, frekuensi konsumsi, dan kondisi kesehatan pribadi menjadi kunci agar manfaat durian dapat dirasakan tanpa menimbulkan efek buruk.
Tips Mengonsumsi Durian dengan Aman
Perhatikan Porsi: Konsumsi durian secukupnya, misalnya 2–3 potong kecil per hari, sudah cukup untuk mendapatkan manfaat tanpa risiko berlebihan.
Perhatikan Kondisi Kesehatan: Bagi penderita diabetes, hipertensi, atau masalah kolesterol, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis sebelum menikmati durian.
Hindari Kombinasi dengan Alkohol: Mengonsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol dapat menimbulkan gangguan pencernaan dan komplikasi serius.
Konsumsi Bersama Buah Lain: Menikmati durian dengan buah rendah gula lain seperti apel atau pear dapat membantu menyeimbangkan kadar gula tubuh.
Dengan cara ini, durian bisa dinikmati sebagai camilan atau bagian dari menu harian tanpa khawatir efek negatifnya.
Durian adalah buah tropis yang bukan hanya lezat tetapi juga kaya akan nutrisi. Serat, vitamin, dan mineral di dalamnya mendukung kesehatan pencernaan, jantung, serta meningkatkan energi dan mood. Namun, semua manfaat ini akan maksimal jika durian dikonsumsi secara bijak.
Memahami batas konsumsi, memperhatikan kondisi kesehatan, serta memilih durian matang dan segar menjadi kunci agar buah ini tetap menyehatkan. Dengan demikian, durian tetap layak disebut “raja buah” baik dari segi rasa maupun manfaat kesehatan.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
9 Variasi Sambal Mangga Terasi Paling Segar, Pedas, dan Menggugah Selera Nusantara
- Kamis, 22 Januari 2026
Cara Membuat Abon Ayam Rumahan Gurih Tahan Lama untuk Stok Lauk Keluarga
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Fuyunghai Sayuran Spesial Imlek, Menu Sehat Lembut dengan Saus Asam Manis
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Bola-Bola Ayam Keju Lumer Renyah, Camilan Viral Rumahan yang Mudah Dibuat
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Cara Membuat Abon Ayam Rumahan Gurih Tahan Lama untuk Stok Lauk Keluarga
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Fuyunghai Sayuran Spesial Imlek, Menu Sehat Lembut dengan Saus Asam Manis
- Kamis, 22 Januari 2026
Resep Bola-Bola Ayam Keju Lumer Renyah, Camilan Viral Rumahan yang Mudah Dibuat
- Kamis, 22 Januari 2026
Terpopuler
1.
Pemerintah Pastikan Produksi Minyak dan Gas Kembali Stabil
- 22 Januari 2026
2.
PLN Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Akses Listrik Mudah
- 22 Januari 2026
3.
4.
PLN Gratiskan Listrik untuk Huntara Korban Bencana Aceh
- 22 Januari 2026
5.
Solusi Waste to Energy untuk Atasi Sampah di Jakarta dan Tangsel
- 22 Januari 2026








