JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, memastikan ketersediaan pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, menjelang pergantian tahun 2026 berada dalam kondisi aman. Sidak yang dilakukan pada 29 Desember 2025 menunjukkan stok pangan melimpah dan tersusun rapi di lapak-lapak pasar.
Pemantauan langsung ini menegaskan bahwa harga komoditas penting cenderung stabil. Bahkan beberapa harga mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang akan memenuhi kebutuhan menjelang akhir tahun.
Zulhas menambahkan, stok melimpah dan harga terkendali menjadi indikator bahwa pasokan pangan di ibu kota aman. Ketersediaan ini mencakup kebutuhan pokok seperti telur, daging, cabai, dan beras yang menjadi komoditas utama masyarakat.
Baca JugaTarif Listrik PLN Stabil April–Juni 2026 Meski Krisis Energi Global Melanda Dunia
Harga Telur dan Daging Terkendali
Harga telur ayam ras bervariasi tergantung kualitas. Telur premium dijual sekitar Rp50 ribu per kilogram, sementara kualitas di bawahnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram. “Memang telur ayam datang dari luar Jakarta, lebih mahal dari Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” jelas Zulhas.
Untuk daging ayam, harga berada di kisaran Rp39 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram untuk kualitas terbaik. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan daerah sentra produksi, namun tetap dalam batas yang wajar.
Daging sapi kualitas terbaik dijual sekitar Rp130 ribu per kilogram. Zulhas menekankan bahwa harga bisa lebih rendah jika pembelian dilakukan dalam jumlah besar.
“Jadi Alhamdulillah harga-harga dan stok aman terkendali,” ujarnya.
Cabai dan Beras Masih Stabil
Harga cabai rawit masih relatif tinggi, dijual kisaran Rp60 ribu per kilogram, sedangkan cabai jenis lain berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Zulhas menyebut cabai menjadi satu-satunya komoditas yang belum menunjukkan penurunan signifikan. “Yang agak mahal memang cabai rawit, belum turun banyak,” tuturnya.
Sementara itu, harga beras menunjukkan tren menurun. Beras premium dijual sekitar Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram sesuai standar harga pemerintah, sedangkan beras standar juga mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.
Penurunan harga beras ini menjadi kabar baik bagi masyarakat menjelang tahun baru. Stabilnya harga beras memastikan kebutuhan pokok warga tetap terjangkau meski menghadapi libur panjang.
Sidak Zulhas Pastikan Keamanan Pangan
Sidak yang dilakukan Zulhas di Pasar Kramat Jati bertujuan memastikan kondisi pasar aman dan harga pangan terkendali. Pemantauan dilakukan dua hari menjelang tahun baru, setelah Natal, sehingga memberikan gambaran akurat tentang ketersediaan kebutuhan pokok.
Selain memastikan harga dan stok, Zulhas juga memantau distribusi komoditas dari daerah penghasil ke Jakarta. Hal ini memastikan alur pasokan berjalan lancar, tanpa terjadi kekosongan atau lonjakan harga yang signifikan.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Dengan stok aman dan harga terkendali, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan tanpa khawatir menjelang pergantian tahun 2026.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026
5 HP Samsung Murah di Tahun 2026 dengan Spesifikasi Unggul untuk Semua Pengguna
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026









