Selasa, 31 Maret 2026

Arus Balik Lebaran 2025 Capai Puncaknya, KAI Catat 4,2 Juta Tiket Terjual

Arus Balik Lebaran 2025 Capai Puncaknya, KAI Catat 4,2 Juta Tiket Terjual
Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah pengguna layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2025. Hingga Minggu pagi (6/4), sebanyak 4.240.310 tiket telah terjual, mencakup perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh maupun layanan lokal.

Angka ini setara dengan 92,35% dari total kapasitas yang disediakan untuk periode 21 Maret hingga 11 April 2025. Waktu tersebut mencakup momen puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini.

“Khusus untuk KA Jarak Jauh, tiket yang terjual mencapai 3.594.197 kursi dengan tingkat okupansi mencapai 104,37%, sementara layanan KA Lokal mencatat penjualan 646.113 tiket, atau setara dengan 56,30% dari kapasitas,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan resmi.

Baca Juga

Kinerja Sinergi Inti Andalan Prima INET Melonjak Tajam Tahun 2025

KAI menyediakan total 4.591.510 tiket untuk periode angkutan Lebaran, terdiri dari 3,44 juta kursi untuk KA Jarak Jauh dan 1,14 juta untuk KA Lokal. Penjualan tiket menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api sebagai moda utama mudik dan balik Lebaran.

Selama periode ini, KAI Group secara keseluruhan juga telah menyediakan 59.129.350 kursi dari seluruh layanan kereta api, termasuk KA Ekonomi, Commuter Line, LRT, KA Bandara, hingga KA Perintis Makassar–Parepare. Menariknya, 98% dari total kapasitas diarahkan untuk kelas ekonomi, guna menjangkau lebih banyak penumpang dengan harga terjangkau.

Anne mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean, terutama di tengah padatnya arus balik. Untuk efisiensi, pelanggan disarankan memanfaatkan layanan Face Recognition (FR) di 21 stasiun utama. Teknologi ini mempercepat proses boarding tanpa perlu menunjukkan boarding pass atau identitas secara manual.

“Selain itu, kami mengingatkan agar pelanggan mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas. Perhatikan pula batas barang bawaan, dan jika melebihi kapasitas, manfaatkan layanan KAI Logistik untuk pengiriman yang lebih nyaman dan aman,” jelas Anne.

KAI juga merilis 10 kereta api paling diminati selama masa Angkutan Lebaran 2025. Berikut daftarnya:

KA Airlangga (KA 272) Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 42.795 penumpang

KA Airlangga (KA 271) Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen: 42.179 penumpang

KA Joglosemarkerto (KA 187) Solo – Semarang – Purwokerto – Solo: 39.980 penumpang

KA Joglosemarkerto (KA 193) Solo – Purwokerto – Semarang – Solo: 35.055 penumpang

KA Pasundan Lebaran (KA 7022A) Kiaracondong – Surabaya Gubeng: 33.700 penumpang

KA Sri Tanjung (KA 278) Lempuyangan – Ketapang: 32.741 penumpang

KA Sri Tanjung (KA 277) Ketapang – Lempuyangan: 31.791 penumpang

KA Pasundan Lebaran (KA 7021A) Surabaya Gubeng – Kiaracondong: 31.045 penumpang

KA Matarmaja (KA 269) Malang – Pasarsenen: 30.742 penumpang

KA Kahuripan (KA 274) Kiaracondong – Blitar: 30.692 penumpang

Dengan tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, KAI terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan.

(kkz/kkz)

Kevin Khanza

Kevin Khanza

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025