JAKARTA - Tingginya permintaan biofuel di tingkat global diperkirakan bakal menyokong harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tetap stabil pada level 4.400 ringgit Malaysia atau berkisar US$ 1.110 per ton di bulan Juni 2026.
Masa depan komoditas ini kian positif berkat regulasi bahan bakar nabati, meski dihadapkan pada ancaman hambatan suplai lantaran kondisi iklim serta situasi geopolitik.
Meningkatnya daya saing komoditas tersebut dipicu oleh dinamika aturan biofuel di Amerika Serikat (AS), seperti dikutip dari Internasional.
Di samping itu, konsumsi di pasar lokal dipastikan melonjak menyusul kebijakan Malaysia yang siap memberlakukan program biodiesel B15 dengan kandungan 15 persen minyak sawit pada bulan mendatang.
Strategi yang tidak kalah agresif diterapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui rencana peningkatan mandatori bauran minyak sawit pada biodiesel menjadi 50 persen (B50) yang dimulai Juli 2026, dari ketentuan sekarang yang berada di angka 40 persen (B40).
Pihak berwenang menganggap deretan regulasi penggunaan energi terbarukan tersebut bakal menjadi penopang utama bagi serapan minyak sawit selama beberapa bulan ke depan.
"Perkembangan terbaru sektor biofuel di AS telah meningkatkan daya saing harga minyak sawit di berbagai pasar utama," tulis Malaysian Palm Oil Council (MPOC) dalam pernyataannya pada Selasa (19/5/2026).
Koreksi harga yang sempat melanda pasar minyak nabati dunia akhir-akhir ini dianggap bukan sebagai sinyal penurunan tren, melainkan imbas dari aksi profit taking yang dilancarkan oleh para pemodal dan spekulan pasar.
MPOC memproyeksikan harga komoditas internasional ini tetap mempunyai peluang besar untuk melanjutkan pergerakan naik (bullish).
Walau begitu, ancaman pada aspek pasokan tetap diantisipasi seiring adanya eskalasi geopolitik global serta risiko munculnya gejala cuaca El Nino yang diperkirakan bisa memicu penurunan volume hujan serta tingkat kebasahan tanah di kawasan Asia Tenggara.
Departemen Meteorologi Malaysia mengestimasi fenomena El Nino tersebut mulai terjadi pada pertengahan tahun ini dan berpeluang berjalan sampai dengan awal tahun 2027.