Dampak Cuaca, Harga Cabai Rawit di Temanggung Naik Jadi Rp65.000/Kg

Selasa, 19 Mei 2026 | 10:54:34 WIB
Harga Cabai Rawit di Temanggung Naik. (Foto: doc/iNewsTemanggung.id

TEMANGGUNG - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengabarkan bahwa harga cabai rawit di tingkat petani setempat melonjak dari Rp50.000 ke Rp65.000 per kilogram.

Menurut penjelasan dari Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKPPP Kabupaten Temanggung, Sumarno, di Temanggung, Senin (18/5), kenaikan harga cabai rawit tersebut dipicu oleh merosotnya hasil panen akibat faktor cuaca hujan, sementara angka permintaan dari pasar tidak berkurang.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan komoditas tersebut tetap aman dan mencukupi walaupun tingkat produksi mengalami penurunan. 

Hal ini dikarenakan total luas lahan tanam cabai rawit, keriting, maupun cabai besar pada tahun 2026 ini berada di atas 12 ribu hektare.

"Berdasarkan data per April 2026 ini untuk produksi cabai rawit sebanyak 486.186 kuintal, kemudian cabai keriting sebanyak 209.430 kuintal, sementara untuk cabai jenis teropong atau cabai besar itu sebanyak 32.775 kuintal," katanya.

Ia menyarankan agar para petani dapat mengintensifkan proses perawatan tanaman mereka demi mendongkrak produktivitas.

Langkah pemeliharaan yang dimaksud mencakup pemberian pupuk secara tepat, membasmi hama, hingga menerapkan sistem pola tanam yang adaptif terhadap cuaca saat ini demi menjaga hasil tani tetap maksimal dan pasokan pasar tidak terganggu.

"Untuk ketersediaan cabai masih bisa mencukupi, utamanya untuk cabai rawit, karena pertamanan udah mulai panen. Pertamanan yang dilakukan akhir tahun kemarin juga sudah mulai panen, baik cabai rawit, keriting maupun cabai besar," katanya.

Sementara itu, salah satu petani asal Desa Menggoro, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung bernama Rohim mengungkapkan bahwa pergerakan harga cabai rawit ini memang kerap berubah-ubah. 

Sebelumnya, harga cabai sempat berada di level Rp35.000 sampai Rp40.000 per kilogram, lalu merangkak ke Rp50.000, dan kini menyentuh Rp65.000 per kilogram.

"Sekarang harganya Rp65.000 per kilogram, dua bulan kemarin malah tembus Rp73.000 per kilogram. Dengan harga saat ini para petani sangat diuntungkan," katanya.

Terkini