Karya Bersama Anugerah (KBAG) Garap Proyek di Jakarta Barat & Jonggol

Selasa, 12 Mei 2026 | 12:35:31 WIB
Karya Bersama Anugerah (KBAG) Garap Proyek . (Foto: net)

JAKARTA – PT Karya Bersama Anugerah Tbk. (KBAG), emiten properti asal Balikpapan, telah menyusun rencana strategis untuk berekspansi ke kawasan Jabodetabek. 

Sejalan dengan langkah tersebut, perusahaan bakal mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) dalam jumlah yang lebih besar pada tahun 2026.

Direktur KBAG Budi Hariyanto Hartono memaparkan bahwa tambahan dana capex tersebut akan diprioritaskan untuk menyokong pengembangan proyek berjalan serta ekspansi ke area baru, khususnya di Jakarta Barat dan Jonggol, Kabupaten Bogor. 

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Perseroan mengalokasikan capex yang lebih besar pada 2026 seiring dengan rencana ekspansi dalam pengembangan proyek yang berjalan,” ujarnya dalam paparan publik pada hari Senin (11/5/2026).

Budi menjelaskan bahwa pertumbuhan performa di tahun 2026 akan tetap didukung oleh proyek eksisting di Balikpapan, yakni Green Hill dan Green Valley 2. 

Di samping itu, jangkauan pengembangan mulai diperluas ke Jonggol dan Jakarta Barat. Pada proyek Green Valley, KBAG telah merampungkan 11 blok rusunami sebanyak 864 unit dan 24 unit rumah tapak dengan progres 100 persen. 

Setelah menyelesaikan Blok M di akhir 2025, KBAG akan memulai pembangunan Blok N pada 2026 yang mencakup 84 unit rusunami dan 12 unit kios.

Selain proyek yang tengah berjalan, KBAG mengelola portofolio aset melalui anak usahanya. PT Singasari Purabuana (SPB) memiliki lahan seluas 1.083.358 meter persegi di Jonggol yang sedang dipersiapkan untuk hunian.

 PT Arthapurwa Budijaya (APB) juga menguasai tanah 641.269 meter persegi di lokasi serupa untuk pengembangan perumahan. 

Sementara itu, PT Kharismatama Niagamakmur (KNM) memiliki lahan 6.895 meter persegi di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, yang direncanakan untuk pembangunan apartemen. 

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Kami berencana untuk memperluas wilayah operasional di Jakarta Barat dan Jonggol, yang berkembang pesat,” jelasnya.

Dalam aspek pemasaran, KBAG menerapkan promosi dinamis serta menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) demi efisiensi. 

Perusahaan juga fokus pada kualitas desain fungsional untuk mengincar segmen milenial. Di sisi lain, KBAG menyesuaikan penggunaan dana IPO untuk modal kerja guna mengejar target 2026. 

Melalui percepatan proyek, KBAG optimis kinerja keuangan akan membaik, mengingat pada 2025 pendapatan tumbuh 44,64 persen menjadi Rp21,28 miliar dan berhasil menekan rugi bersih secara signifikan.

Terkini