Jadwal Dividen Saham AVIA 1,36 Triliun Rupiah Dengan Imbal Hasil 6 Persen

Senin, 13 April 2026 | 10:27:12 WIB
Ilustrasi AVIA

JAKARTA - Langkah strategis produsen cat ternama Avia Avian Tbk memberikan apresiasi kepada pemegang saham melalui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 yang sangat menarik.

Keputusan manajemen Avian Brands untuk menebar dividen dengan yield sebesar 6 persen tersebut merupakan kabar gembira yang telah dinantikan oleh para pelaku pasar modal tanah air.

Angka imbal hasil ini tercatat jauh lebih tinggi atau setara dengan dua hingga tiga kali lipat dari rata-rata bunga deposito bank umum yang tersedia saat ini.

Kebijakan pembayaran dividen saham AVIA ini didasarkan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST yang telah sukses dilaksanakan pada hari Kamis 9 April 2026.

Dalam pertemuan yang diadakan di Surabaya tersebut disepakati bahwa total alokasi dana untuk dividen tunai Avian Brands secara keseluruhan menyentuh angka fantastis yaitu 1,36 triliun rupiah.

Berdasarkan total dana yang disiapkan tersebut maka setiap investor yang memegang saham perusahaan akan mendapatkan distribusi keuntungan yang setara dengan nilai nominal sebesar 23 rupiah per saham.

Keputusan RUPST Dan Rincian Alokasi Dana Dividen

Pemberian nilai dividen yang signifikan ini mencerminkan rasio pembayaran dividen atau payout ratio yang mencapai angka 78,18 persen dari total perolehan laba bersih sepanjang tahun buku 2025.

Perlu dicatat bahwa jumlah total dividen yang diumumkan tersebut sudah mencakup perhitungan dividen interim sebesar 654 miliar rupiah yang sebelumnya telah dibagikan kepada para pemegang saham.

Pembagian dividen interim tahap pertama tersebut telah dilakukan oleh perseroan pada November 2025 silam sebagai bentuk komitmen awal perusahaan dalam membagikan keuntungan secara berkala kepada publik.

Keputusan berani untuk membagikan sebagian besar laba bersih sebagai dividen ini tentu didukung sepenuhnya oleh pencapaian kinerja keuangan perseroan yang tetap solid di tengah persaingan pasar.

Kinerja Keuangan Solid Pendorong Profitabilitas Perusahaan AVIA

Sepanjang periode tahun berjalan 2025 emiten produsen cat dengan kode saham AVIA ini berhasil mencatatkan raihan laba bersih yang sangat impresif mencapai angka total 1,7 triliun rupiah.

Pencapaian laba tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dengan adanya kenaikan sebesar 80 miliar rupiah jika dibandingkan dengan perolehan keuntungan bersih pada periode tahun yang sebelumnya.

Keberhasilan ini juga terlihat dari margin laba bersih perusahaan yang terjaga pada level 21,5 persen yang membuktikan efektivitas perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis manufaktur cat mereka.

Kinerja yang gemilang ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga disiplin pengendalian biaya serta meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan di seluruh lini produksi dan distribusi nasional yang luas.

Perseroan juga didukung oleh fundamental keuangan yang kokoh dengan struktur permodalan yang sehat serta tingkat profitabilitas yang tetap terjaga dengan sangat baik hingga periode penutupan tahun lalu.

Sebagai informasi tambahan bagi para analis pasar diketahui bahwa rasio Return on Asset atau ROA Perseroan pada tahun buku 2025 telah berhasil mencapai level yang cukup tinggi 15,7 persen.

Sementara itu untuk indikator Return on Equity atau ROE dari Perseroan pada periode yang sama tercatat berada pada posisi yang kuat yakni pada angka sebesar 18,3 persen secara tahunan.

Komitmen Manajemen Dalam Menjaga Kepercayaan Seluruh Investor

Andreas Timothy Hadikrisno selaku Head of Investor Relation AVIA menjelaskan bahwa pihak perseroan sejatinya memiliki kebijakan formal untuk membagikan dividen minimal sebesar 50 persen dari total laba bersih.

Namun demikian pihaknya secara konsisten selalu mengupayakan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan payout ratio di atas 80 persen dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini.

Langkah konsisten tersebut dilakukan manajemen untuk memberikan nilai tambah yang maksimal bagi para investor yang telah memercayakan modal mereka pada pertumbuhan jangka panjang bisnis produsen cat Avian Brands.

“Avian Brands selalu disiplin dalam alokasi modal, sekaligus tetap memberikan return yang menarik bagi pemegang saham. Alokasi modal Perseroan dilakukan secara disiplin dengan beberapa prioritas saat ini,” ungkap Andreas.

Beliau memaparkan bahwa prioritas utama perusahaan di antaranya adalah melakukan investasi strategis untuk pertumbuhan bisnis dengan menjaga belanja modal agar tetap terkendali dan didukung oleh neraca likuiditas.

Andreas Timothy Hadikrisno menyampaikan keterangan resmi tersebut pada hari Kamis 9 April 2026 dengan menekankan bahwa manajemen tetap fokus pada stabilitas keuangan jangka panjang bagi seluruh elemen pemangku kepentingan.

Strategi Alokasi Modal Dan Rencana Ekspansi Bisnis

Lebih lanjut pihak manajemen menyatakan bahwa perseroan juga akan senantiasa menjaga fleksibilitas keuangan yang tinggi baik untuk melakukan aksi korporasi seperti buyback saham maupun peluang ekspansi lainnya.

Fleksibilitas ini sangat penting bagi perusahaan untuk menangkap peluang akuisisi strategis di masa depan yang dapat memberikan nilai tambah jangka panjang dan memperkuat dominasi pasar cat di Indonesia.

Kombinasi antara pembagian dividen yang royal dan strategi pertumbuhan organik maupun anorganik yang terencana dengan baik diharapkan dapat terus mendongkrak minat beli pasar terhadap saham emiten AVIA ini.

Dengan harga saham yang saat ini berada di level kompetitif investor memiliki kesempatan emas untuk mengamankan pendapatan pasif melalui dividen sebelum memasuki masa cum date yang segera tiba.

Jadwal Lengkap Distribusi Pembayaran Dividen Final AVIA

Bagi para investor yang berminat mendapatkan hak atas dividen final ini penting untuk memperhatikan jadwal resmi yang telah dirilis melalui pengumuman di Bursa Efek Indonesia sebagai berikut.

Periode Cum Dividen untuk transaksi di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi ditetapkan akan jatuh pada tanggal Jumat 17 April 2026 mendatang yang menjadi batas akhir kepemilikan saham.

Selanjutnya untuk masa Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan berlangsung pada Senin 20 April 2026 yang menandakan saham tersebut sudah diperdagangkan tanpa hak atas dividen.

Bagi investor di Pasar Tunai periode Cum Dividen dijadwalkan pada Selasa 21 April 2026 sementara untuk masa Ex Dividen Pasar Tunai akan dilaksanakan pada hari Rabu 22 April 2026.

Proses Recording Date atau penentuan Daftar Pemegang Saham yang berhak secara hukum untuk menerima kucuran dana dividen final ini akan dilakukan pada penutupan perdagangan Selasa 21 April 2026.

Sebagai puncaknya seluruh dana dividen yang menjadi hak investor akan ditransfer secara serentak ke rekening dana nasabah masing-masing pada tanggal pembayaran yang jatuh pada hari Selasa 28 April 2026.

Pastikan saldo saham Anda tetap terjaga hingga masa recording date agar tidak kehilangan kesempatan emas mendapatkan imbal hasil dividen 6 persen dari emiten produsen cat terbesar di Indonesia ini.

Terkini