KUR BRI 2026: Pinjaman UMKM Bunga 0,5 Persen Cicilan Mulai Rp860 Ribu Per Bulan

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:12:49 WIB
KUR BRI 2026: Pinjaman UMKM Bunga 0,5 Persen Cicilan Mulai Rp860 Ribu Per Bulan

JAKARTA - Memasuki tahun 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan dukungannya terhadap pengusaha kecil melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini memberikan peluang modal kerja dengan bunga sangat ringan, hanya 0,5% per bulan atau setara 6% efektif per tahun.

Rendahnya bunga ini berasal dari subsidi pemerintah yang bertujuan agar ekonomi masyarakat bawah tetap bergerak lancar. KUR BRI hadir sebagai solusi yang meringankan beban usaha, terutama bagi pelaku UMKM yang ingin bertumbuh atau melakukan ekspansi.

Keunggulan KUR BRI Dibandingkan Pinjaman Lainnya

Walaupun berbagai pinjaman digital bermunculan, KUR BRI tetap menjadi pilihan utama pengusaha. Kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas dan transparansi bank menjadi alasan utama.

Bunga rendah 0,5% per bulan membuat margin keuntungan tetap terjaga. Pilihan tenor fleksibel antara 12 hingga 60 bulan memungkinkan cicilan disesuaikan dengan arus kas bulanan usaha.

Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Untuk Berbagai Plafon

Berikut simulasi cicilan KUR BRI 2026 berdasarkan plafon pinjaman dan tenor. Angka ini menggunakan bunga efektif 6% per tahun dan dapat berbeda di tiap wilayah karena kebijakan administrasi dan asuransi kredit.

Plafon PinjamanTenor 12 BulanTenor 24 BulanTenor 36 BulanTenor 60 Bulan
Rp10.000.000 (KUR Super Mikro)Rp860.700Rp443.200Rp304.200-
Rp50.000.000 (KUR Mikro)Rp4.303.400Rp2.216.100Rp1.521.100Rp966.700
Rp100.000.000 (KUR Kecil)Rp8.606.700-Rp3.042.200Rp1.933.300

Simulasi ini membantu pengusaha menghitung beban cicilan sebelum mengajukan pinjaman. Memahami angka ini penting agar perencanaan keuangan usaha tetap sehat dan lancar.

Persyaratan Lengkap Pengajuan KUR BRI 2026

Agar proses pengajuan cepat disetujui, pelaku usaha perlu memenuhi beberapa kriteria dasar. Pemohon harus individu yang menjalankan usaha produktif minimal 6 bulan, dan tidak sedang memiliki kredit aktif kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau Kartu Kredit dengan kolektibilitas lancar.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi e-KTP, Kartu Keluarga, Surat Izin Usaha seperti NIB atau SKU, NPWP untuk plafon di atas Rp50 juta, serta akta nikah atau cerai bagi yang berkeluarga. Persiapan dokumen lengkap meminimalkan risiko penolakan pengajuan.

Tips Agar Pengajuan KUR Cepat Cair

Beberapa pengusaha mengalami penolakan karena riwayat kredit atau kelayakan usaha yang kurang jelas. Memastikan usaha berjalan dengan baik dan dokumen lengkap menjadi kunci agar pengajuan KUR disetujui.

Selain itu, menjaga riwayat kredit yang bersih dan menyiapkan rencana penggunaan dana yang jelas meningkatkan peluang pencairan cepat. Bank cenderung lebih mempercayai pengusaha yang menunjukkan profesionalitas dan kesiapan administrasi.

Strategi Mengoptimalkan Dana KUR Untuk Pertumbuhan Usaha

Setelah dana dicairkan, perencanaan penggunaan modal menjadi langkah berikutnya. Pinjaman KUR sebaiknya digunakan untuk pengadaan bahan baku, renovasi tempat usaha, atau ekspansi pasar agar bisnis dapat berkembang secara signifikan.

Memanfaatkan KUR secara bijak membantu menghindari risiko over-leverage. Pengusaha dapat mengatur cash flow sehingga cicilan tetap ringan dan usaha berkembang tanpa tekanan finansial berlebihan.

Masa Depan UMKM Dengan Dukungan KUR BRI

Program KUR BRI memberikan fondasi kuat bagi UMKM untuk bersaing dan bertahan di pasar modern. Dukungan bunga rendah dan tenor fleksibel membuat pinjaman ini sangat relevan di era digital dan ekonomi yang dinamis.

Dengan memahami simulasi cicilan, memenuhi syarat dokumen, dan menerapkan strategi pengelolaan dana yang tepat, pengusaha dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan usaha mereka. KUR BRI menjadi instrumen penting dalam mendorong keberlanjutan ekonomi lokal.

Terkini