Sinergi Internal: Karyawan Garuda Indonesia Dukung Penuh Langkah Transformasi & Efisiensi

Rabu, 04 Februari 2026 | 09:57:44 WIB
Sinergi Internal: Karyawan Garuda Indonesia Dukung Penuh Langkah Transformasi & Efisiensi

JAKARTA - Langkah transformasi yang tengah dijalankan manajemen Garuda Indonesia mendapatkan sinyal positif dari internal perusahaan.

Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan strategis, termasuk penguatan cost discipline (disiplin biaya) guna menjamin keberlangsungan usaha maskapai nasional tersebut.

Dukungan ini lahir dari dialog intensif yang membangun hubungan industrial transformatif, di mana serikat pekerja diposisikan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan di tengah dinamika industri penerbangan global.

Komitmen Karyawan Terhadap Keberlanjutan Perusahaan

Ketua Sekarga, Dwi Yulianta, menegaskan bahwa kebijakan manajemen saat ini sejalan dengan program pemerintah untuk menyehatkan kinerja finansial Garuda Indonesia. Menurutnya, fokus transformasi harus dianggap sebagai misi bersama seluruh insan Garuda.

Senada dengan Sekarga, Pelaksana Tugas Sekjen IKAGI, Uray Indrayana Kusumawijaya, menyatakan bahwa awak kabin memahami urgensi kebijakan efisiensi. Ia menekankan bahwa dukungan ini diberikan sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini, dengan tetap menjamin profesionalisme dan kualitas layanan terbaik bagi penumpang.

Analisis Pakar: Efisiensi Sebagai Kunci Utama

Analis independen bisnis penerbangan, Gatot Rahardjo, menilai bahwa transformasi maskapai akan sangat bergantung pada efisiensi di dua lini utama:

Aspek Operasional: Optimalisasi pengelolaan rute penerbangan dan penggunaan armada pesawat yang lebih hemat bahan bakar.

Aspek Non-Operasional: Pengelolaan SDM yang lebih ramping, digitalisasi proses bisnis, serta penyederhanaan prosedur administratif.

Namun, Gatot memberikan catatan penting bahwa efisiensi tidak boleh menyentuh ranah krusial. "Efisiensi tidak boleh mengorbankan keselamatan penerbangan maupun melanggar regulasi. Keselamatan dan keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan," tegasnya.

Target Fundamental Bisnis yang Solid

Dengan adanya dukungan solid dari seluruh karyawan, program transformasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Garuda Indonesia untuk:

Memperkuat Fundamental Bisnis: Membangun struktur biaya yang lebih kompetitif.

Kinerja Finansial Positif: Mengejar target laba bersih dan mengembalikan ekuitas ke posisi positif pada akhir tahun buku.

Kualitas Layanan: Menjaga kepercayaan pasar melalui layanan premium yang tetap terjaga di tengah proses efisiensi.

Transformasi ini menjadi momentum bagi Garuda Indonesia untuk membuktikan ketangguhannya dalam beradaptasi dengan realitas pasar baru pasca-pandemi dan restrukturisasi besar-besaran.

Terkini