IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Simak Rekomendasi Saham Selasa Februari 2026

Selasa, 03 Februari 2026 | 18:29:54 WIB
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Simak Rekomendasi Saham Selasa Februari 2026

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia pada Selasa 3 Februari 2026 kembali menjadi sorotan pelaku pasar. 

Setelah mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kini mulai menunjukkan sinyal teknikal yang patut dicermati. Meski masih dibayangi volatilitas tinggi, sejumlah analis melihat adanya peluang penguatan terbatas yang bisa dimanfaatkan dengan strategi selektif.

Tekanan jual yang mendominasi perdagangan sebelumnya membuat IHSG kehilangan level psikologis penting. Namun demikian, dinamika pasar tidak selalu bergerak satu arah. Pada kondisi tertentu, koreksi tajam justru membuka ruang bagi terjadinya technical rebound. Situasi inilah yang saat ini tengah diamati oleh investor dan analis menjelang perdagangan hari ini.

Tekanan IHSG Pada Awal Pekan

IHSG pada penutupan perdagangan Senin 2 Februari 2026 tercatat merosot cukup dalam. Indeks anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73 dan disertai dengan meningkatnya tekanan jual di hampir seluruh sektor saham. Kondisi tersebut mencerminkan sentimen negatif yang kuat, baik dari faktor global maupun domestik.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang yang cukup lebar dengan level tertinggi di 8.313,05 dan terendah di 7.820,22. Data menunjukkan sebanyak 720 saham melemah, sementara hanya 58 saham yang menguat dan 36 saham stagnan. Tekanan merata ini membuat seluruh indeks acuan ikut terkoreksi.

Peluang Rebound Dan Area Pergerakan IHSG

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai bahwa IHSG masih berpeluang mengalami penguatan meskipun secara umum berada dalam fase koreksi. Menurutnya, area koreksi yang perlu dicermati berada di kisaran 7.835 hingga 7.680 sebagai bagian dari pembentukan wave teknikal tertentu.

Di sisi lain, Herditya menyebutkan bahwa peluang penguatan IHSG berada di rentang 8.128 hingga 8.527. Adapun level support berada di area 7.654 dan 7.481, sementara resistance berada pada kisaran 8.094 hingga 8.318. Level-level ini menjadi acuan penting bagi investor dalam menentukan strategi masuk dan keluar pasar.

Pandangan BNI Sekuritas Terhadap IHSG

Pandangan senada disampaikan oleh Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman. Ia menuturkan bahwa IHSG berpotensi mengalami technical rebound setelah tekanan tajam yang terjadi sebelumnya. Menurutnya, indeks memiliki peluang untuk menguji resistance kuat di level 8.050.

Fanny menjelaskan bahwa support IHSG berada di kisaran 7.780 hingga 7.850, sementara area resistance terdekat berada di 8.000 hingga 8.050. Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan cenderung fluktuatif, namun peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka apabila tekanan jual mulai mereda.

Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Dalam kondisi pasar yang masih dinamis, pemilihan saham menjadi faktor kunci. Fanny Suherman merekomendasikan beberapa saham yang dinilai memiliki peluang menarik untuk dicermati hari ini. Saham tersebut antara lain PT XL Axiata Tbk, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, PT Timah Tbk, PT Indika Energy Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, serta PT Wismilak Inti Makmur Tbk.

Sementara itu, Herditya Wicaksana memilih saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, PT Jasa Marga Tbk, dan PT Super Bank Indonesia Tbk sebagai saham yang layak diperhatikan. Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal dan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek.

Strategi Trading Dan Risiko Pasar

BNI Sekuritas juga merilis trading idea untuk sejumlah saham pilihan. Strategi yang digunakan bervariasi, mulai dari speculative buy hingga buy on weakness, dengan penentuan area beli, target harga, serta batas kerugian atau cut loss. Pendekatan ini ditujukan untuk mengantisipasi volatilitas pasar yang masih cukup tinggi.

Meski terdapat peluang teknikal, investor tetap perlu mencermati risiko yang ada. Tekanan global, pergerakan nilai tukar, serta sentimen eksternal lainnya masih berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG. Oleh karena itu, disiplin dalam manajemen risiko menjadi hal yang sangat penting dalam mengambil keputusan investasi.

Kondisi Pasar Saham Secara Keseluruhan

Mengutip data RTI, total frekuensi perdagangan pada Senin mencapai 2.948.948 kali dengan volume transaksi sekitar 50 miliar saham. Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 29 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meskipun indeks mengalami penurunan tajam.

Seluruh sektor saham tercatat berada di zona merah. Sektor basic industry mengalami koreksi terbesar sebesar 10,74 persen, diikuti sektor consumer siklikal dan energi yang masing-masing turun lebih dari 7 persen. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang merata dan menjadi latar belakang penting dalam membaca peluang IHSG hari ini.

Catatan Bagi Investor

Perdagangan saham pada 3 Februari 2026 diperkirakan masih diwarnai volatilitas tinggi. Peluang rebound memang terbuka, namun tetap disertai risiko yang tidak kecil. Investor disarankan untuk mencermati level teknikal, mengikuti rekomendasi analis secara bijak, serta melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.

Sebagai pengingat, setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Analisis dan rekomendasi yang ada bertujuan sebagai referensi, bukan jaminan keuntungan. Dengan strategi yang tepat dan kehati-hatian, peluang di tengah dinamika pasar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal.

Terkini