JAKARTA - Matchday ke-8 Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung Kamis (29 Januari 2026) dini hari WIB resmi menutup fase liga kompetisi elite Eropa.
Seluruh peserta telah merampungkan delapan pertandingan, dan peta kekuatan menuju fase gugur pun semakin jelas. Sejumlah raksasa Eropa tampil dominan dan mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar, sementara beberapa tim besar justru harus menelan kenyataan pahit dengan menempuh jalur play-off.
Sorotan utama tertuju pada Arsenal yang tampil sempurna, Barcelona dan Liverpool yang berpesta gol, serta Real Madrid yang mengalami malam kelam usai kekalahan menyakitkan dari Benfica.
Arsenal: Sempurna Tanpa Cela
Arsenal menutup fase liga dengan status paling mentereng. Kemenangan 3-2 atas Kairat memastikan The Gunners menyapu bersih delapan laga dengan kemenangan—rekor yang menegaskan dominasi klub London Utara tersebut sepanjang fase liga.
Tim asuhan Mikel Arteta menunjukkan konsistensi luar biasa, baik saat bermain di kandang maupun tandang. Arsenal tak hanya unggul dari sisi hasil, tetapi juga memperlihatkan kematangan permainan, disiplin bertahan, serta efektivitas serangan yang stabil di setiap pertandingan.
Catatan delapan kemenangan dari delapan laga membuat Arsenal finis di papan atas klasemen dan lolos langsung ke babak 16 besar tanpa hambatan. Performa ini sekaligus memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat terkuat juara Liga Champions musim ini.
Barcelona Bangkit Lewat Remontada
Barcelona memastikan langkah ke babak 16 besar dengan cara impresif. Bermain di Camp Nou, Blaugrana sukses melakukan remontada dan menundukkan FC Copenhagen dengan skor 4-1.
Sempat tertinggal lebih dulu, Barcelona bangkit dengan intensitas tinggi di babak kedua. Kombinasi permainan cepat, dominasi penguasaan bola, dan ketajaman lini depan menjadi kunci kemenangan telak tersebut.
Hasil ini bukan hanya memastikan kelolosan langsung Barcelona ke fase gugur, tetapi juga menjadi sinyal bahwa klub Catalan itu semakin solid menjelang babak knock-out. Kemenangan besar di laga penentuan turut mengangkat kepercayaan diri skuad jelang fase paling krusial kompetisi.
Liverpool Menggila di Anfield
Sementara itu, Liverpool tampil tanpa ampun saat menjamu Qarabag FK di Stadion Anfield. The Reds menghancurkan wakil Azerbaijan tersebut dengan skor 6-0, menjadikan laga ini salah satu kemenangan terbesar di matchday terakhir.
Mohamed Salah kembali menjadi pusat perhatian, sementara lini tengah dan serangan Liverpool tampil dominan sepanjang laga. Kemenangan besar ini memastikan Liverpool finis di zona aman dan lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melalui play-off.
Hasil tersebut juga menandai kebangkitan performa Liverpool di Eropa, terutama setelah sempat menghadapi tekanan dan spekulasi di fase awal kompetisi. Anfield kembali menjadi benteng yang menakutkan bagi lawan-lawannya.
Real Madrid: Malam Kelam di Lisbon
Di sisi lain, nasib berbeda dialami Real Madrid. Bertandang ke Estadio da Luz, Lisbon, Los Blancos harus mengakui keunggulan tuan rumah Benfica dengan skor 2-4—hasil yang mengejutkan banyak pihak.
Kekalahan ini membuat Real Madrid finis di peringkat kesembilan klasemen akhir dengan koleksi 15 poin, hanya terpaut satu tingkat dari zona lolos otomatis. Akibatnya, raksasa Spanyol itu harus melalui babak play-off untuk menjaga asa melangkah ke babak 16 besar.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid, klub dengan sejarah paling sukses di Liga Champions. Inkonsistensi permainan, lemahnya lini pertahanan, dan kegagalan mengontrol tempo pertandingan menjadi faktor utama kegagalan mereka mengamankan tiket langsung.
Benfica Amankan Tiket Play-off
Bagi Benfica, kemenangan atas Real Madrid menjadi hasil yang sangat krusial. Tambahan tiga poin memastikan klub asal Portugal itu finis di peringkat ke-24 dengan sembilan poin, cukup untuk mengamankan tempat di babak play-off.
Kemenangan prestisius atas Real Madrid tidak hanya menjaga peluang Benfica di Liga Champions, tetapi juga mengangkat moral tim menjelang fase hidup-mati berikutnya.
Tim Unggulan Lain Ikut Melaju
Selain Arsenal, Barcelona, dan Liverpool, sejumlah tim unggulan lain juga memastikan langkah ke fase berikutnya. Bayern Munchen, Manchester City, Chelsea, dan Tottenham Hotspur menutup fase liga dengan kemenangan di matchday ke-8.
Manchester City kembali menunjukkan konsistensi sebagai juara bertahan, sementara Chelsea dan Tottenham membuktikan bahwa wakil Liga Inggris masih mendominasi kompetisi Eropa musim ini.
Peta Persaingan Menuju Fase Gugur
Dengan berakhirnya fase liga, Liga Champions kini memasuki babak paling menentukan. Tim-tim yang lolos langsung ke 16 besar mendapatkan keuntungan besar dari sisi kebugaran dan persiapan, sementara tim yang harus melewati play-off menghadapi risiko kelelahan dan tekanan mental.
Performa sempurna Arsenal, kebangkitan Barcelona dan Liverpool, serta keterpurukan Real Madrid menjadi gambaran betapa ketat dan kejamnya persaingan di Liga Champions musim ini. Fase gugur dipastikan akan menghadirkan drama, kejutan, dan duel kelas dunia.
Liga Champions 2025/2026 pun bersiap memasuki babak di mana nama besar saja tak lagi cukup—konsistensi, mental, dan efisiensi akan menjadi penentu segalanya.