JAKARTA - Pengangkatan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia membawa nuansa optimisme baru di lingkungan sepak bola nasional.
Pelatih asal Inggris itu resmi diumumkan pada 3 Januari 2026 dan langsung mengemban ekspektasi besar publik. Kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan menjadi sinyal keseriusan PSSI membangun fondasi jangka menengah hingga panjang.
Kehadiran Herdman juga mendapat respons dari para pemain muda Tanah Air. Salah satunya datang dari bek Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas. Pemain berusia 21 tahun itu menyampaikan harapannya agar Herdman mampu membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh dan berkembang secara menyeluruh.
Dony menilai penunjukan Herdman bukan keputusan sembarangan. Pengalaman sang pelatih di level internasional dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing skuad Garuda di kancah Asia maupun dunia.
Pandangan Dony terhadap sosok John Herdman
Dalam sesi konferensi pers jelang laga Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (22/1/2026), Dony Tri Pamungkas ditanya mengenai pandangannya terhadap pelatih baru Timnas Indonesia. Ia menyampaikan penilaian positif tanpa ragu.
“Memang pelatih yang bagus, semoga sukses untuk Coach Herdman di Timnas Indonesia, semoga timnas bisa lebih baik lagi,” ujar Dony. Pernyataan tersebut mencerminkan rasa hormat sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan Herdman ke depan.
Menurut Dony, kualitas seorang pelatih tidak hanya dilihat dari prestasi, tetapi juga dari kemampuannya membangun tim dan karakter pemain. Ia berharap pendekatan Herdman bisa memberi dampak nyata bagi perkembangan pemain muda Indonesia.
Ucapan Dony juga menggambarkan sikap profesional. Meski belum pernah bekerja langsung dengan Herdman, ia tetap menaruh kepercayaan pada rekam jejak sang pelatih di level internasional.
Rekam jejak Herdman jadi alasan optimisme
Sebelum menerima tawaran dari PSSI, John Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pengalaman menangani tim-tim berperingkat FIFA lebih tinggi dibanding Indonesia. Ia pernah menukangi Timnas Kanada dan Timnas Selandia Baru dengan capaian yang cukup impresif.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak pihak optimistis. Herdman terbukti mampu membangun tim dengan pendekatan modern dan disiplin tinggi, sesuatu yang dinilai masih dibutuhkan oleh Timnas Indonesia.
Bagi pemain seperti Dony, kehadiran pelatih dengan latar belakang internasional dapat membuka wawasan baru. Metode latihan, filosofi bermain, hingga manajemen tim diharapkan membawa standar yang lebih tinggi.
Harapan itu sejalan dengan ambisi PSSI yang ingin menjadikan Timnas Indonesia lebih kompetitif, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di level Asia secara keseluruhan.
Kabar kehadiran Herdman di SUGBK
Menjelang laga Persija Jakarta melawan Madura United, muncul kabar bahwa John Herdman akan hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat. Disebutkan, kehadiran tersebut bertujuan untuk memantau pemain potensial Timnas Indonesia.
Menanggapi isu itu, Dony Tri Pamungkas mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Meski begitu, ia menyatakan bahwa kehadiran pelatih Timnas Indonesia akan menjadi dorongan motivasi tambahan bagi para pemain.
“Jujur saya tidak tahu kalau John Herdman bakal nonton, tapi itu akan menjadi motivasi bagi semua pemain,” jelas Dony. Pernyataan ini menunjukkan kesiapan mental Dony untuk tampil maksimal kapan pun kesempatan datang.
Motivasi semacam ini penting, terutama bagi pemain muda yang sedang berusaha menembus level internasional. Performa di level klub sering menjadi pintu masuk menuju Timnas Indonesia.
Perkembangan karier Dony Tri Pamungkas
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Dony Tri Pamungkas semakin sering dibicarakan. Pemain muda Persija Jakarta itu menunjukkan perkembangan signifikan, terutama setelah dipercaya mengisi posisi utama sebagai bek kiri.
Kepercayaan tersebut tidak datang secara instan. Dony melalui proses panjang dengan menunjukkan konsistensi, disiplin, dan keberanian bersaing di level tertinggi liga domestik. Hal ini membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang patut diperhitungkan.
Pengalamannya bersama Timnas Indonesia kelompok umur juga menjadi nilai tambah. Dony sudah mengoleksi empat caps bersama Timnas Indonesia, termasuk tampil di Piala AFF 2024 melawan Filipina.
Jam terbang tersebut membantu membentuk mental bertandingnya. Ia dinilai lebih matang dalam membaca permainan dan mengambil keputusan di lapangan.
Peluang menuju Timnas Indonesia semakin terbuka
Dengan situasi terkini, peluang Dony Tri Pamungkas untuk kembali mendapat panggilan Timnas Indonesia terbilang terbuka. FIFA Series 2026 yang akan digelar pada Maret mendatang menjadi momentum potensial bagi pemain muda sepertinya.
Saat ini, posisi bek kiri Timnas Indonesia mengalami dinamika. Shayne Pattynama masih harus menjalani sanksi dari FIFA, sehingga membuka ruang bagi pemain lain untuk mengisi posisi tersebut.
Dalam konteks ini, Dony dinilai sebagai salah satu kandidat kuat. Performa stabil bersama Persija Jakarta dan pengalamannya di level internasional menjadi modal penting untuk bersaing.
Bagi Dony, fokus utamanya tetap memberikan yang terbaik di level klub. Ia memahami bahwa performa konsisten adalah kunci utama untuk menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia.
Harapan pemain muda untuk masa depan timnas
Ucapan doa dan dukungan dari Dony Tri Pamungkas mencerminkan harapan besar pemain muda Indonesia terhadap era baru di bawah John Herdman. Mereka berharap adanya peningkatan kualitas, baik dari segi taktik, mental, maupun hasil.
Bagi Timnas Indonesia, dukungan dari pemain klub menjadi fondasi penting. Sinergi antara klub dan tim nasional diharapkan semakin kuat demi mencapai target jangka panjang.
Dony, seperti banyak pemain muda lainnya, melihat penunjukan Herdman sebagai peluang. Peluang untuk belajar, berkembang, dan membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi di pentas internasional.