Lonjakan QRIS Tap Dorong Transaksi Digital Transportasi Publik Indonesia Akhir 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:12:14 WIB
Lonjakan QRIS Tap Dorong Transaksi Digital Transportasi Publik Indonesia Akhir 2025

JAKARTA - Pemanfaatan sistem pembayaran digital di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang signifikan, terutama pada layanan transportasi publik. 

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah QRIS Tap, fitur pembayaran berbasis ketuk yang dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan dan kenyamanan transaksi non-tunai. Di penghujung 2025, kinerja QRIS Tap mencatat capaian yang cukup mencolok dan menjadi indikator kuat transformasi kebiasaan pembayaran masyarakat.

Bank Indonesia mencatat bahwa implementasi QRIS Tap semakin meluas, khususnya di sektor transportasi massal. Kehadiran teknologi ini tidak hanya menyederhanakan proses pembayaran, tetapi juga memperkuat ekosistem transaksi digital nasional yang selama beberapa tahun terakhir terus dikembangkan secara konsisten oleh otoritas moneter bersama para pelaku industri.

Pertumbuhan transaksi QRIS Tap dinilai sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap metode pembayaran yang praktis, cepat, dan aman. Di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi, seperti Jabodetabek, fitur ini menjadi solusi yang relevan karena mampu mengurangi antrean serta mempersingkat waktu transaksi harian pengguna transportasi publik.

Transportasi Publik Jadi Motor Adopsi QRIS Tap

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa pertumbuhan QRIS Tap saat ini didorong kuat oleh sektor transportasi. Adopsi yang masif pada moda transportasi publik membuat fitur ini berkembang lebih cepat dibandingkan penggunaan di sektor lainnya.

Di wilayah Jabodetabek, terdapat lima moda transportasi utama yang telah menerima QRIS Tap. Selain itu, implementasi juga meluas ke 26 angkutan di berbagai daerah. Cakupan ini menunjukkan bahwa QRIS Tap tidak hanya terpusat di ibu kota, tetapi mulai merambah wilayah lain dengan kebutuhan mobilitas yang tinggi.

Menurut Filianingsih, perluasan penggunaan di sektor transportasi menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan transaksi QRIS Tap. Transportasi publik memiliki volume transaksi besar dan frekuensi tinggi, sehingga menjadi medium ideal untuk memperkenalkan kebiasaan pembayaran digital berbasis ketuk kepada masyarakat luas.

Capaian Transaksi Kuartal IV 2025

Berdasarkan catatan Bank Indonesia, pada kuartal IV 2025 QRIS Tap telah memproses lebih dari 1,44 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai lebih dari Rp 28 miliar, mencerminkan tingkat pemanfaatan yang semakin solid di kalangan pengguna.

Secara kuartalan, kinerja QRIS Tap tumbuh sekitar 267 persen dibandingkan periode sebelumnya. Lonjakan ini menunjukkan akselerasi adopsi yang sangat signifikan dalam waktu relatif singkat. Angka tersebut juga menegaskan bahwa QRIS Tap mulai diterima sebagai metode pembayaran yang andal untuk kebutuhan harian.

Pertumbuhan yang tinggi ini menjadi sinyal positif bagi Bank Indonesia dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran. QRIS Tap dipandang sebagai salah satu inovasi yang mampu memperluas penggunaan transaksi non-tunai, khususnya di sektor layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kemudahan Tap In dan Tap Out

Filianingsih menjelaskan bahwa lonjakan transaksi QRIS Tap tidak terlepas dari kehadiran fitur tap in dan tap out. Fitur ini memungkinkan pengguna cukup menempelkan perangkat ke mesin pembaca tanpa perlu memindai kode QR secara manual.

Kemudahan tersebut sangat relevan untuk transportasi massal yang menuntut kecepatan dan efisiensi. Proses tap in dan tap out membuat alur masuk dan keluar penumpang menjadi lebih lancar, sehingga mendukung operasional transportasi publik yang lebih tertib dan efisien.

Selain itu, fitur ini juga meningkatkan kenyamanan pengguna karena mengurangi interaksi fisik dan waktu tunggu. Dalam konteks mobilitas perkotaan, efisiensi waktu menjadi faktor penting yang mendorong masyarakat beralih ke metode pembayaran digital yang lebih praktis.

Dampak terhadap Ekosistem Pembayaran Digital

Perkembangan QRIS Tap turut memperkuat ekosistem pembayaran digital di Indonesia. Inovasi ini melengkapi metode pembayaran QRIS yang sebelumnya mengandalkan pemindaian kode, dengan menghadirkan alternatif berbasis ketuk yang lebih cepat.

Dengan semakin luasnya adopsi QRIS Tap, Bank Indonesia menilai bahwa literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital juga meningkat. Masyarakat semakin terbiasa menggunakan ponsel sebagai alat pembayaran utama, tidak hanya untuk belanja ritel tetapi juga untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.

Ekosistem yang kuat ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan dan mempercepat transformasi digital nasional. Integrasi QRIS Tap dengan berbagai layanan publik menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pembayaran yang efisien dan berkelanjutan.

Rencana Perluasan ke Perangkat iOS

Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong perluasan akses dan kemudahan penggunaan QRIS Tap. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pengembangan layanan agar tidak hanya terbatas pada perangkat berbasis Android.

Filianingsih menyampaikan harapannya agar dalam waktu dekat QRIS Tap juga dapat digunakan pada perangkat Apple iOS. Perluasan ini dinilai penting mengingat jumlah pengguna perangkat iOS di Indonesia cukup besar dan terus bertambah.

Dengan dukungan lintas platform, jangkauan pengguna QRIS Tap akan semakin luas. Hal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan transaksi yang lebih merata serta meningkatkan adopsi di berbagai lapisan masyarakat.

Arah Pengembangan QRIS Tap ke Depan

Pencapaian QRIS Tap hingga akhir 2025 menjadi bukti bahwa inovasi pembayaran digital memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Bank Indonesia melihat peluang besar untuk memperluas implementasi QRIS Tap ke sektor lain di luar transportasi.

Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan kolaborasi bersama pelaku industri, QRIS Tap berpotensi menjadi salah satu tulang punggung sistem pembayaran digital nasional. Kemudahan, kecepatan, dan keamanan yang ditawarkan menjadi nilai tambah utama bagi pengguna.

Melalui pengembangan berkelanjutan dan perluasan akses, QRIS Tap diharapkan dapat terus mendorong efisiensi transaksi non-tunai serta memperkuat posisi Indonesia dalam transformasi ekonomi digital di kawasan.

Terkini