KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:57:56 WIB
KA BIAS Layani 847.701 Penumpang 2025 Meningkat 183 Persen Tahun Lalu

JAKARTA - Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) mencatat lonjakan signifikan selama tahun 2025. 

KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan total 847.701 penumpang yang menggunakan layanan ini. Angka tersebut meningkat 183 persen dibandingkan 2024, yang mencapai 299.078 penumpang.

KA BIAS menjadi moda transportasi andalan yang menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan Madiun dan Caruban. Kereta ini memudahkan mobilitas masyarakat, wisatawan, dan pekerja antar kota, sekaligus menjadi alternatif cepat dan aman dibandingkan transportasi darat.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kapasitas angkut yang optimal, frekuensi perjalanan yang tinggi, serta fokus KAI Daop 6 Yogyakarta pada keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kereta ini hadir sebagai solusi mobilitas modern sekaligus ramah lingkungan.

Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, KA BIAS juga mempermudah integrasi transportasi, terutama bagi penumpang yang tiba atau berangkat dari Bandara Adi Soemarmo. Kereta ini mendukung kelancaran perjalanan selama hari kerja maupun periode liburan.

Volume Penumpang KA BIAS Tahun 2025

Menurut Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, KA BIAS melayani 10 kali perjalanan atau 5 perjalanan pulang-pergi per hari. Setiap rangkaian kereta memiliki kapasitas 285 tempat duduk dengan total kapasitas harian 2.850 penumpang.

Kapasitas tersebut memungkinkan KA BIAS melayani penumpang lebih dari 100 persen, termasuk penumpang berdiri. Sepanjang 2025, keberangkatan tercatat 411.171 penumpang, sedangkan kedatangan mencapai 436.530 penumpang di seluruh stasiun wilayah Daop 6.

Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, sekaligus membuktikan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api bandara untuk perjalanan cepat dan nyaman.

KA BIAS menegaskan peran strategis kereta api dalam menghubungkan kota-kota tujuan utama di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Stasiun dengan Volume Keberangkatan Tertinggi

Stasiun Solo Balapan menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, yakni 210.990 penumpang. Stasiun Sragen mencatat 66.780 penumpang, diikuti Stasiun Solo Jebres 61.309 penumpang.

Bandara Adi Soemarmo melayani 57.118 penumpang, sedangkan stasiun Kadipiro dan Palur masing-masing 8.066 dan 6.908 penumpang. Angka ini menunjukkan distribusi penumpang yang merata di stasiun utama dan stasiun pendukung.

KAI Daop 6 Yogyakarta terus memantau kebutuhan penumpang untuk menyesuaikan kapasitas dan jadwal perjalanan, memastikan pelayanan tetap optimal.

Stasiun dengan Kedatangan Penumpang Tertinggi

Untuk kedatangan, Stasiun Solo Balapan kembali menempati posisi teratas dengan 211.835 penumpang. Stasiun Solo Jebres melayani 95.805 penumpang, Sragen 58.603 penumpang, dan Bandara Adi Soemarmo 51.256 penumpang.

Stasiun Palur dan Kadipiro mencatat kedatangan 13.182 dan 5.849 penumpang. Data ini menegaskan peran penting KA BIAS dalam mobilitas masyarakat di wilayah Daop 6.

Distribusi kedatangan penumpang membantu pengaturan operasional stasiun dan kereta agar perjalanan tetap lancar dan terjadwal dengan baik.

Faktor Pendukung Kepopuleran KA BIAS

Feni Novida Saragih menekankan bahwa keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan jadwal yang teratur menjadi faktor utama. KA BIAS memberikan alternatif transportasi efektif di hari biasa maupun long weekend.

Kereta ini tidak hanya cepat dan tepat waktu, tetapi juga ramah lingkungan. Keberadaannya membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, serta meningkatkan efisiensi perjalanan penumpang bandara.

Pertumbuhan volume penumpang 183 persen dari tahun sebelumnya menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api bandara. Peningkatan ini juga memacu KAI Daop 6 untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas.

Komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta

KAI Daop 6 berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan integrasi moda transportasi. Tujuannya agar perjalanan penumpang lancar, nyaman, dan tepat waktu, baik dari stasiun maupun bandara.

Informasi dan pelayanan dapat diakses melalui Contact Center KAI 121 atau media sosial resmi. Hal ini memudahkan penumpang mendapatkan jadwal, tarif, dan keterangan operasional secara akurat.

KA BIAS menjadi simbol keberhasilan integrasi transportasi di Yogyakarta, sekaligus bukti bahwa moda kereta api mampu mendukung mobilitas modern, efisien, dan berkelanjutan.

Terkini